Saham IPO TOYS Oversubscribed 1,28 kali

NERACA

Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS) dibuka langsung melesat 24,57% ke harga Rp 436. TOYS sendiri menjadi emiten ke 34 yang melantai di bursa pada tahun ini dan menggenapkan jumlah perusahaan tercatat menjadi 694 perusahaan.

Direktur Utama Sunindo Adipersada, Iwan Tirtha dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, perseroan akan menggunakan perolehan dana penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham untuk membiayai modal kerja. Dana tersebut sangat dibutuhkan untuk menggenjot produksi di tengah tren pertumbuhan permintaan pasar dalam beberapa tahun terakhir.”Keseluruhan dana hasil IPO saham akan digunakan untuk modal kerja guna memenuhi pesanan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, di antaranya untuk pembelian bahan baku, biaya produksi, dan biaya operasional perseroan” ujar.

Perseroan sebelumnya berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 148,75 miliar dari aksi IPO sebanyak 425 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 350 per saham. Saham yang dilepas terebut merefleksikan 26,92% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Berdasarkan hasil bookbuilding di harga Rp 350 - Rp 480, saham TOYS mengalami oversubscribed 1,28 kali.

Iwan menambahkan, penjualan perseroan didominasi 90% untuk ekspor ke negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Australia, dan negara-negara Asia. Sisanya 10% dijual untuk pasardalam negeri. Sunindo juga memiliki dan mengembangkan brand sendiri, yaitu OZCO yang telah didistribusikan di 8 negara. Berdasarkan prospektus perseroan, hingga kini, emiten produsen boneka ini telah mengoperasikan 22 lini dengan kapasitas produksi 300.000 unit per bulan. Sepanjang tahun 2019, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 171,55 miliar atau naik 11,73% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 153,53 miliar. Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp 11,24 miliar atau meningkat 161,39% dari sebelumnya sebesar Rp4,30 miliar pada akhir tahun 2018.

Selain mencatatkan sahamnya, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 170 juta saham atau sebesar 16,83% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru dengan perbandingan 100 saham baru mendapatkan 40 Waran Seri I. PT NH Korindo Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek dalam pelaksanaan IPO.

 

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…