Ace Hardware Bagi Dividen Rp 18,1 Persaham

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp18,1 per saham.  Jika merujuk pada total saham perseroan yang beredar saat ini sebesar 17,15 miliar, realisasi angka tersebut setara dengan total dividen sebesar Rp310,41 miliar.

Presiden Direktur Ace Hardware Indonesia, Prabowo Widyakrisnadi menyatakan, pemegang saham menyetujui rencana pembagian dividen tersebut ,“Kita memberikan dividen payout ratio 30% dari profit tahun lalu,” ungkapnya di Jakarta, kemarin

Adapun, rasio pembayaran dividen yang dibagikan pada tahun ini jelas menurun dibandingkan rasio tahun lalu yang sebesar 50% untuk laba tahun 2018. Realisasi dividen pada tahun lalu adalah sebesar Rp28,25 per lembar saham, atau berkisar Rp484,49 miliar untuk laba tahun 2018. Padahal, pada tahun lalu, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 12,5% secara tahunan menjadi Rp8,1 triliun dan laba tahun berjalan yang juga bertumbuh 6,2% secara tahunan menjadi Rp1,03 triliun.

Prabowo menekankan, perseroan masih berpandangan positif terhadap kinerja keuangan pada tahun 2020. Namun, pihaknya menargetkan pertumbuhan konservatif dengan upaya mendorong angka penjualan minimal sama dengan tahun sebelumnya. Sebagai informasi, emiten ritel ini membukukan penjualan bersih di semester pertama 2020 sebesar Rp3,65 triliun. Realisasi itu turun 7,86% jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp3,96 triliun.

Selain itu, perseroan berhasil menekan beberapa beban sepanjang paruh pertama tahun ini. Emiten peritel itu berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi hanya sebesar Rp1,84 triliun, lebih rendah daripada realisasi semester I/2019 sebesar Rp2,09 triliun. ACES juga berhasil menekan beban keuangan bersih menjadi sebesar Rp35,36 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2019 sebesar Rp46,55 miliar.

Kendati demikian, ACES masih mencatatkan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp360,16 miliar, turun 23,8% dibandingkan dengan capaian semester I/2019 sebesar Rp472,86 miliar. Di sisi lain, total aset perseroan berhasil tumbuh menjadi Rp7,09 triliun per 30 Juni 2020 dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2019 sebesar Rp6,64 triliun. Adapun, total kas setara kas perseroan naik ke posisi Rp1,68 triliun dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2019 sebesar Rp1,25 triliun. Sementara itu, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp2,09 triliun yang terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp727,14 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp1,37 triliun.

BERITA TERKAIT

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…