Ciputra Meninggal, Indonesia Kehilangan Tokoh Pelopor Township

Ciputra Meninggal, Indonesia Kehilangan Tokoh Pelopor Township  

NERACA

Jakarta - Wafatnya Ciputra, membuat Indonesia kehilangan seorang tokoh yang menjadi salah satu pelopor pembangunan bangunan hunian dengan konsep "township" atau kompleks perumahan di kawasan perkotaan Nusantara.

"Ciputra Group besar karena membuat pembangunan township," kata Head of Research & Consultancy Savills Indonesia (konsultan properti) Anton Sitorus, di Jakarta, Rabu (27/11). 

Anton memaparkan, pembangunan kluster perumahan di kawasan perkotaan dan sekitarnya tidak hanya dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, tetapi hingga ke Vietnam. Dengan demikian, lanjutnya, Ciputra juga dapat disebut termasuk sebagai pelopor yang menciptakan ide-ide pembangunan yang dalam hal skala termasuk cukup signifikan.

Anton menuturkan, Ciputra juga dinilai sukses membawa Badan Usaha Milik Daerah PT Pembangunan Jaya untuk berhasil membangun hunian masif sejak awal Orde Baru, di samping BUMN Perumnas. Apalagi, lanjutnya, pada kala itu, BUMN Karya pada umumnya masih berkutat kepada segi infrastruktur secara umum, belum khusus untuk properti bidang residensial atau hunian.

Tidak hanya pada masa lalu, ujar dia, pada saat ini Ciputra Group juga dinilai layak mendapat apresiasi karena membangun proyek hunian yang relatif terjangkau di kawasan Maja, Banten. Padahal, menurut dia, kondisi perekonomian global pada saat ini masih tidak menentu yang juga berdampak kepada kinerja perekonomian nasional.

Ciputra meninggal dunia pada usia ke-88. Pendiri Ciputra Group itu menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 01.05 waktu Singapura, Rabu (27/11). 

Sebelumnya, kabar meninggalnya Ciputra yang juga pelopor industri properti nasional tersebut disampaikan oleh Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari.

"Telah meninggal dunia dengan tenang, Bapak Ir Ciputra, Chairman dan Founder Ciputra Group di Singapore pada tgl 27 November 2019 pk 1:05 waktu Singapore. Kami keluarga besar Ciputra Group mengucapkan turut berduka yang mendalam dan mendoakan semoga Keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini,” demikian pesan singkat yang diterima di Jakarta.

Rika menjelaskan, untuk sementara jadwal pemakaman belum diinformasikan."Kami masih menunggu informasi pemberangkatan jenazah dari Singapura ke Indonesia," ujar Rika.

Alm. Bapak Ciputra meninggal dalam usia 88 tahun. Almarhum merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir di Parigi, 24 Agustus 1931 dari keluarga sederhana. Dalam usia 12 tahun, Alm. Bapak Ciputra sudah harus mandiri, setelah ayahnya ditangkap oleh tentara penjajah.

Alm. Bapak Ciputra meninggalkan istri, 4 anak, 4 menantu, 10 cucu, 4 cucu menantu, dan 7 cicit. Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan sangat entrepreneurial. Almarhum selalu menekankan kepada keluarganya untuk mengutamakan kejujuran dan integritas yang kemudian diterapkan dalam menjalankan bisnis Grup Ciputra, yakni berdasarkan tiga pilar filosofi yaitu Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship. Almarhum juga bercita-cita untuk dapat menciptakan lebih banyak entrepreneur di Indonesia, yakni generasi muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dengan cara mengubah ‘sampah dan rongsokan menjadi emas’. Mohar/Ant

 

 

 

BERITA TERKAIT

Onda Sanitary dan Plumbing Dukung Gerakan Indonesia Sehat

Indonesia akan merayakan HUT RI ke‐75 dengan tema "Indonesia Maju". Suatu slogan singkat yang menggambarkan mentalitas dan keyakinan bangsa kita ditengah…

Tawarkan Konsep Walk To Shop, Vasaka Bali Kenalkan Cluster Terbarunya

  NERACA Denpasar - Bisnis properti ikut terpapar wabah covid-19. Namun, tidak berlaku bagi Waskita Realty yang terus berinovasi dengan produk…

Mendambakan Dana Murah dari Tapera

NERACA Jakarta - Rumah merupakan kebutuhan dasar ketiga setelah sandang dan pangan, namun untuk mewujudkan ketersediaan rumah layak huni bagi…

BERITA LAINNYA DI Hunian

Onda Sanitary dan Plumbing Dukung Gerakan Indonesia Sehat

Indonesia akan merayakan HUT RI ke‐75 dengan tema "Indonesia Maju". Suatu slogan singkat yang menggambarkan mentalitas dan keyakinan bangsa kita ditengah…

Tawarkan Konsep Walk To Shop, Vasaka Bali Kenalkan Cluster Terbarunya

  NERACA Denpasar - Bisnis properti ikut terpapar wabah covid-19. Namun, tidak berlaku bagi Waskita Realty yang terus berinovasi dengan produk…

Mendambakan Dana Murah dari Tapera

NERACA Jakarta - Rumah merupakan kebutuhan dasar ketiga setelah sandang dan pangan, namun untuk mewujudkan ketersediaan rumah layak huni bagi…