ACT Indonesia Kirim 10 Ribu Ton Beras Ke Palestina - Bantu Kemanusiaan

Atas nama kemanusiaan dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap masyarakat korban perang di Palestina, lembaga kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia bakal mengirim bantuan kemanusian berupa 10 ribu ton beras ke Palestina. “Bantuan kemanusiaan yang lebih masif berupa 10.000 ton beras untuk warga Palestina segera dilayarkan melalui Program Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP),”kata Presiden ACT Ahyudin di Jakarta, kemarin.

Dirinya menuturkan, tidak hanya beras yang dilayarkan tetapi bantuan pangan lain seperti gula dan tepung juga turut diangkut oleh Kapal Kemanusiaan Palestina. Bantuan pangan menjadi prioritas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina.”KKP juga menjadi piranti pemersatu bangsa-bangsa merdeka, bangsa-bangsa berdaulat, untuk mendorong kemerdekaan Palestina. Ada spirit kemerdekaan untuk Palestina di setiap kepal beras yang dikapalkan ke Palestina. KKP, pembawa pesan dunia untuk kemerdekaan Palestina, sarana mengekspresikan kolaborasi untuk kemerdekaan,” tegas Ahyudin.

Bila tidak ada aral melintang, insya Allah KKP akan diberangkatkan pada 21 Februari (21/2) mendatang. Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP) merupakan sekuel kolaboratif masyarakat, pelaku usaha, dan relawan kemanusiaan. Seperti dua Kapal Kemanusiaan yang telah mengirimkan bantuan pangan untuk korban kelaparan di Afrika dan pengungsi Rohingya di Bangladesh, KKP melibatkan ikhtiar besar bangsa Indonesia.

Insan Nurrohman selaku Vice President ACT memaparkan, KKP akan membawa 10.000 ton bantuan pangan tersebut secara bertahap dalam rentang 6 bulan ke depan. Bantuan ini diperkirakan akan masuk melalui Gaza, termasuk opsi tambahan melalui wilayah Tepi Barat atau Yerusalem.”KKP akan kembali menggandeng Samudera Indonesia sebagai mitra pelayaran proyek kemanusiaan besar ini. Opsi-opsi jalur pelayaran dan jalur distribusi tengah dimatangkan, bersaman dengan beberapa inisiasi audiensi dengan Kedutaan Besar Mesir dan Palestina di Indonesia,” jelas Insan.

Komitmen kepedulian ACT pada isu kemanusiaan berada di garda terdepan, terlebih untuk konflik perang seperti yang tejadi di Palestina. Bahkan sebelumnya, ACT telah menggelar program dapur umum di Gaza Palestina yang memproduksi sedikitnya 2000 bungkus nasi setiap harinya untuk masyarakat sipil.

Branch Manager ACT, Syahrul Mubaraq pernah bilang, kehadiran dapur umum di Gaza dimaksudkan untuk menyuplai kebutuhan makanan masyarakat setempat, dengan melibatkan raturan relawan ACT. “Dapur umum kita buka sejak beberapa pekan lalu. Titiknya jalur Barat Gaza Palestina, ACT saat ini membuka dua dapur umum yang masing-masing memproduksi 1000 porsi makanan setiap harinya,”ujarnya.

BERITA TERKAIT

Krisis Ekonomi Turki, Mungkinkah Merembet Ke Indonesia?

Oleh: Achmad Fuad Mata uang Turki, Lira, Senin pagi ini (13/08/2018) menyentuh level 7,24 lira per dolar AS pada perdagangan…

PT SOS Indonesia Lepas 23% Saham Ke Publik

PT SOS Indonesia akan melepaskan sebanyak 150 juta atau setara dengan 23% saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham…

Taiwan akan Jadikan Indonesia Basis Produksi di Asia

      NERACA   Jakarta - Pemerintah New Taipei City bekerjasama dengan Taiwan External Trade and Development Council di…

BERITA LAINNYA DI CSR

Peduli Anak-Anak Korban Gempa Lombok - BNI Syariah Lakukan Recovery Healing

Gempa yang melanda Lombok dan sekitarnya sejak Minggu 5 Agustus 2018 hingga kini terus terjadi dimana menurut Badan Meteorologi Klimatologi…

Ciptakan Ekonomi Kerakyatan - Geliat YPA-MDR Bangun Desa Wisata Lewat Kebudayaan

Menunjukkan eksistensinya terhadap kepedulian pengembangan dunia pendidikan tanah air, khususnya masyarakat prasejahtera, PT Astra Internasional lewat Yayasan Pendidikan Astra-Michael D.…

Bantu Rumah Tangga Tidak Mampu - Sinergi BUMN Biayai Sambungan Listrik di Banten dan Jabar

Menyadari masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan aliran listrik sebagai bagian dari kebutuhan hidup menunjang kegiatan ekonomi, program BUMN hadir…