SRO Pasar Modal Bantu Satu Unit Ambulance - Peduli Layanan Kesehatan

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan kepedulian pada layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan satu unit mobil ambulance kepada Yayasan Arifah.”Penyerahan mobil ambulance ini sebagai bentuk kepedulian kami melalui program corporate social responsibility (CSR)," kata Direktur PT BEI, Nicky Hogan di Makassar, awal pekan kemarin.

Menurut dia, selama ini perusahaan selalu melakukan kegiatan CSR yang umumnya bergerak di bidang pendidikan. namun kali ini dilakukan juga di bidang kesehatan. Disebutkan, penyerahan bantuan mobil ambulance ini merupakan yang ke-5 dari penyerahan bantuan sebelumnya di daerah Bengkalis - Provinsi Riau, Kalaten (Jawa Tengah), Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.”Ke depan kita akan serahkan bantuan ambulance di Kotamobagu, Sulawesi Utara,"ujar Nicky.

Sementara itu, anggota Komisi XI Amir Uskara yang merupakan Dewan Penyantun Yayasan Arifah menyatakan sangat mengapresiasi bantuan itu dan akan terus mendorong lembaga SRO agar memperhatikan program CSR demi membantu masyarakat. Hal senada dikemukakan Direktur Pengawasan OJK, Indarto Budiwitono bahwa bantuan CSR itu merupakan kewajiban setiap perusahaan negara maupun swasta sebagai bentuk pengembalian keuntungan dan apresiasi kepada masyarakat.”Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat juga terlayani ketika membutuhkan fasilitas layanan kesehatan," katanya.

Tahun ini, BEI menganggarkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk kegiatan CSR yang di fokuskan untuk membantu daerah-daerah yang tertimba bencana alam. Dalam penyaluran CSR, perseroan memiliki semacam rekening khusus yang diperuntukkan untuk dana CSR.”Sampai saat ini, kami menargetkan ada 6 daerah yang bakal kami bantu. Di antaranya daerah Mentalis, Klaten Jawa Tengah, Surabaya, Manado, Kabupaten Siak dan Kabupaten Gowa,”kata Direktur PT BEI, Hamdi Hassyarbaini.

Menurut dia, jika dibandingkan tahun 2016 lalu, BEI fokus untuk menyalurkan dana CSR yang dipentukkan bagi pembangunan sarana dan prasarana umum. Di antaranya pembangunan sarana prasarana pendidikan, tempat ibadah dan lain sebagainya.”Pada tahun ini, kami melihat banyak terjadi bencana. Setelah sebelumnya di Surabaya yang beberapa waktu lalu terkena hujan angin puting beliung. Lalu, kemarin juga ada bencana tanah longsor yang ada di wilayah Probolinggo,” jelasnya.

Related posts