Perekonomian Indonesia Peringkat 4 Dunia di 2025 - Prediksi HSBC

Jakarta - HSBC memaparkan laporan mengenai trade connection terbarunya. Laporan ini merupakan gabungan dari trade confidence index yang menangkap optimisme pelaku perdagangan internasional dan trade forecast yang merupakan prediksi dari pertumbuhan perdagangan di lima sampai 15 tahun ke depan.

Dalam HSBC Trade Connection Report 2011 dijelaskan, bahwa Indonesia akan menjadi negara berperingkat keempat dunia setelah Mesir, India, dan Vietnam, dengan tingkat pertumbuhan perdagangan tertinggi, yaitu 96% sampai 2025 mendatang serta rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 7,3%.

Head of Trade HSBC Indonesia, Nirmala Salli mengatakan, melalui proyeksi peningkatan pertumbuhan perdagangan Asia pada 14 tahun ke depan, maka perdagangan Asia bisa mencapai US$ 14 triliun. "Berdasarkan HSBC Trade Confidence Index (TCI) dan HSBC Trade Forecast, diprediksikan perdagangan Asia naik 96% pada 2025," kata Nirmala, dalam diskusi hasil HSBC Trade Forecast dan Trade Cnfidence Index: Indonesia Result, di Gedung World Trade Center (WTC), Jakarta, Rabu (19/10).

Lebih lanjut Nirmala menyatakan, selain itu kenaikan pertumbuhan perdagangan di koridor Asia, perdagangan Asia juga akan menjadi pendorong utama pertumbuhan perdagangan dunia ke depannya. Negara berkembang di Asia yang masuk dalam lima besar negara yang mengalami pertumbuhan perdagangan tertinggi di 2025 adalah Indonesia, India, Vietnam, dan China.

Dalam 15 tahun ke depan, lanjut dia, total pertumbuhan perdagangan Indonesia diprediksi naik 144% yang didorong oleh ekspor komoditas. Selain itu, nilai perrdagangan Indonesia diprediksi akan meningkat menjadi US$ 619,6 miliar, dari sebelumnya US$ 280,4 miliar di tahun lalu."Prediksi terhadap pertumbuhan perdagangan Indonesia ini sejalan dengan optimisme pelaku perdagangan antarnegara. Dalam hasil survei yang dilakukan pada semester kedua tahun ini, optimisme eksportir dan importir Indonesia naik 21 poin ke level 144 poin,” tandasnya.

Oleh karena itu, hal tersebut menjadikan pelaku perdagangan Indonesia paling optimis di antara negara-negara yang di survei oleh HSBC. Sebesar 64% atau lebih dari setengah pebisnis ekpor-impor yang di survei optimis volume perdagangan akan meningkat dalam enam bulan terakhir.

Pada akhir 2010, Indonesia menyumbang satu persen terhadap total volume perdagangan internasional. Dengan tingkat pertumbuhan perdagangan 7,3% per tahun, angka ini diprediksi akan meningkat menjadi 1,3% dalam 15 tahun ke depan. Untuk negara tujuan perdagangan, pandangan pelaku bisnis dalam HSBC TCI memperlihatkan bahwa para pengusaha masih melihat China dan ASEAN, sekutu utama perdagangan Indonesia saat ini dan dalam enam bulan ke depan.

Jerman juga dipandang sebagai negara dengan prospek perdagangan yang positif. Bagi para importir, partner utama mereka adalah China, Singapura, Jepang, Amerika Serikat, dan Malaysia sedangkan Jepang, China, Amerika, Singapura dan Korea merupakan partner utama eksportir Indonesia. (ardi)

BERITA TERKAIT

Presiden: Pangkas Regulasi yang Hambat Inovasi! - IMF-BANK DUNIA PUJI EKONOMI INDONESIA

Bali-Presiden Jokowi kembali mengingatkan pentingnya perkembangan teknologi demi masa depan yang lebih baik. Untuk itu, Presiden akan memberikan regulasi yang lebih…

Harga Minyak Dunia Naik Karena Penurunan Ekspor Iran

NERACA Jakarta – Harga minyak dunia naik sekitar satu persen pada akhir perdagangan kemarin di tengah semakin banyaknya bukti penurunan…

Jadi Tuan Rumah INAPG 2018, Prestasi Atlet Indonesia Melesat

  Oleh : Yurika Prastika, Mahasiswa UIN Bandung Sukses menyelenggarakan Asian Games, Indonesia kembali ditunjuk menjadi tuan rumah untuk pesta…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Sompo Insurance Permudah Proses Klaim Asuransi Kendaraan

  NERACA   Jakarta - PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) kembali menyuguhkan hasil inovasi layanan klaim Pelanggan melalui peresmian…

10 Poin Hasil Pleno Development Committe IMF-World Bank

      NERACA   Bali - Development Committee (DC), perkumpulan menteri dan pejabat sektor keuangan seluruh dunia, melakukan pertemuan…

Wapres Harap Bank Pembangunan Jadi Investor Jangka Panjang

    NERACA   Bali - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta sejumlah bank pembangunan dunia, seperi Bank Dunia (WB), Bank…