Peroleh Kehidupan Yang Layak Melalui Pendidikan dan Pemberdayaan

NERACA- Setiap manusia memiliki hak yang sama dalam memperoleh kehidupan yang lebih baik. Salah satu upaya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik adalah dengan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Sektor pendidikan merupakan hal penting yang harus diperjuangkan, karena pendidikan adalah hak dasar setiap orang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pendidikan yang tinggi dirasakan sebagai langkah awal perjalanan keberhailan seseorang untuk meraih impian menjadi sukses. Selain pendidikan formal, pendidikan informal melalui sektor pemberdayaanpun merupakan salah satu cara meraih keberhasilan.

Berdasarkan hal tersebut, maka Tanoto Foundation mendirikan sebuah program yang berkonsen pada masalah pendidikan. Dimana program yang didirikan tersebut bertujuan agar menjadi pusat unggulan dalam memfasilitasi dan meningkatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas serta peluang pemberdayaan yang memberikan kontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan. Program yang telah didirikan tersebutpun juga telah berjalan selama dua tahun.

Tanoto Foundation sendiri bekerjasama dengan masyarakat dan mitra untuk mencari solusi terhadap akar permasalahan kemiskinan dengan cara-cara seperti; mengembangkan dan menerapkan program-program yang inofatif, membangun kapasitas dan memberdayakan penerima manfaat dari program yang telah dijalankan tersebut, bekerjasama dengan mitra dan mendukung program-program yang telah dilaksanakan serta mendokumentasikan dan berbagi praktek-praktek terbaik kepada masyarakat.

Program-program tersebut dibagi ke dalam dua bidang, diantaranya adalah bidang pendidikan dan pemberdayaan. Dalam bidang pendidikan, terdapat program-program terpadu yang telah dikhususkan dalam mencerdaskan anak bangsa, yakni:

Beasiswa Tanoto Foundation

Beasiswa Tanoto Foundation bertujuan untuk mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter kuat, cakap dan tangguh. Beasiswa ini diberikan bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu untuk dapat mengenyam pendidikan berkualitas di tujuh PTN (Perguruan Tinggi Negri) seperti Institut Pertanian Bogor (Bogor), Institut Teknologi Bandung (Bandung). Universitas Gadjah Mada (Jogyakarta), Universitas Indonesia (Jakarta), Universitas Jambi (Jambi), Universitas Riau (Riau), Universitas Sumatera Utara (Medan). Proses beasiswa terbagi dalam 3 (tiga) tahap, yaitu Seleksi Dokumentasi, Psikotest dan Wawancara.

Proses Seleksi Dokumentasi dilakukan di kantor Tanoto Foundation Jakarta, sedangkan Psikotest dan Interview dilakukan di perguruan tinggi masing-masing. Beasiswa yang diberikan oleh Tanoto Foundation berupa Tunjangan bulanan dan uang kuliah. Dan jika Selama menerima beasiswa Tanoto Foundation mahasiswa mengalami penurunan nilai akademik maka ada langkah yang ditempuh. ”mahasiswa menerima bimbingan jika nilai yang mereka peroleh tidak memenuhi persyaratan administrasi, sehingga beasiswa yang mereka dapatkan tidak langsung dihentikan”, jelas Ratih Loekito, Direktur Program Beasiswa & Spesial Initiatives. Beasiswa ini telah diberikan kepada 1.278 mahasiswa.

2. Peningkatan Kualitas Pendidikan (Pelita Pendidikan)

Pelita Pendidikan merupakan program pengembangan sekolah yang terfokus pada pemberdayaan guru dan institusi pendidikan, dan perbaikan lingkungan fisik dan intelektual sekolah. Target pengembangan ditujukan untuk lebih dari 200 sekolah, yang sebagian besar adalah Sekolah Dasar Negeri di daerah-daerah terpencil di tiga propinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau dan Jambi.

3. Dukungan terhadap Pendidikan Lanjutan

Merupakan program pendidikan yang mendukung riset yang dilakukan oleh mahasiswa dan professor di perguruan tinggi.

4. Kemitraan Pendidikan

Program yang terdapat di dalamnya adalah Tanoto Library yang ikut berpartisipasi memberikan dukungan kepada Prasetiya Mulya Business School berupa sebuah perpustakaan modern yang ditujukan kepada siswa-siswa dalam memperoleh informasi dan untuk mengembangkan wawasan pengetahuan mereka. Selain itu juga ada Tanoto Floor untuk menngkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung penyelesaian pembangunan gedung pasca Sarjana Universitas Gajah Mada.

Sementara pada bidang pemberdayaan, Tanoto Foundation dengan berbagai pihak, seperti dengan Perhimpunan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (PPKM) dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal membentuk sebuah program terpadu yang ditujukan kepada masyarakat. Program tersebut ditujukan kepada masyarakat Pangandaran yang disebut sebagai Program Pemberdayaan Nelayan Pangandaran (PPNP) di daerah Pangandaran yang terkena bencana tsunami. Program tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali mata rantai ekonomi masyarakat setempat dan masyarakat diajak untuk terlibat aktif merencanakan setiap kegiatan dari program dengan fasilitasi dari koordinator program. Dalam program ini, diberikan dalam bentuk berbagai pelatihan dan pemberian dana bergulir. ”Program ini merupakan serangkaian pelatihan untuk nelayan pesisir dengan mengajarkan pelatihan manajemen keuangan dalam skala kecil yang bertujuan memberikan pinjaman kepada koperasi. Dan saat mereka siap diberikan dana guliran, maka merekalah sendiri yang menentukan untuk mendapatkandana tersebut, seperti siapa yang berhak menerima dalam bentuk tabungan”, ungkap Sihol Aritonang, Ketua Pengurus Tanoto Foundation yang ditemui beberapa waktu lalu.

Related posts