Indomobil Bikin Perusahaan Bidang Logistik - Gandeng Sumitomo Coporation

NERACA

Jakarta – Guna mengembangkan ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), melalui anak usahanya PT CSM Corporatama mendirikan perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan Sumitomo Corporation. Perusahaan baru tersebut bernama PT Indomobil Summit Logistics. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (23/10).

Manajemen Indomobil mengatakan, CSM akan menguasai sebanyak 60% Indomobil Summit. Sumitomo Corporation akan memiliki 30% sedangkan PT Sumitomo Indonesia akan mengantongi sebanyak 10%. Pendirian usaha patungan diharapkan dapat menciptakan sinergi dalam melayani kebutuhan jasa logistic.

Disebutkan, Sumitomo Corporation sudah mempunya pengalaman dan know how (pengetahuan) mengenai sistem dan manajemen logistik. Diharapkan, penyerahan produk otomotif kepada konsumen menjadi lebih cepat, dapat dipercaya, dan memuaskan. Di masa depan, usaha logistik akan dikembangkan untuk melayani perusahaan di luar Grup Indomobil.

Sumitomo Corporation merupakan konglomerasi asal Jepang yang telah menjalankan bisnis di berbagai belahan dunia, seperti Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Asia. Saat ini, Sumitomo menjalankan bisnis logistik di Jepang, Tiongkok, Thailand, dan Indonesia.

Hingga Juni 2014, Indomobil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 9,2 triliun atau turun 13,04% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 10,4 triliun. Laba bersih anjlok 91,2% menjadi Rp 32,4 miliar, dibandingkan semester I – 2013 sebesar Rp 370 miliar. Penurunan pendapatan Indomobil disebabkan oleh depresiasi nilai tukar rupiah sebesar 17% dibandingkan kuartal II – 2013. Selain itu, terjadi penurunan penjualan mobil penumpang.

Sebelumnya, PT Indomobil Sukses International Tbk telah meningkatkan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor ke anak usaha PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL). Adapun modal dasar ditingkatkan dari Rp1 triliun menjadi Rp1,5 triliun. Disebutkan pula, perseroan juga meningkatkan modal dan disetor IMGSL dari Rp624,96 miliar terbagi atas 624.962 lembar saham menjadi Rp1,17 triliun terbagi atas 1.170.802 lembar saham. Masing-masing saham dengan nilai nominal sebesar Rp1 juta.

Keputusan untuk peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor telah mendapat persetujuan dari pemegang saham perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Juli 2014. Saham tambahan yang timbuh sebagai akibat peningkatan modal ditempatkan dan disetor mencapai 545.840 lembar saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp545,84 miliar.

Saham tambahan tersebut diambil bagian oleh para pemegang saham IMGSL secara proporsional sesuai dengan persentase kepemilikan saham. IMGSL merupakan perusahaan yang 99,989% sahamnya dimiliki IMAS.(bani)

BERITA TERKAIT

Menristekdikti - Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital

Mohamad Nasir Menristekdikti Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital Tangerang - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong…

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik NERACA Jakarta - Lippo Group menggandeng Sumitomo Corporation untuk memperkuat bisnis…

Bikin Macet, Desain Rest Area akan Dievaluasi

    NERACA   Jakarta - Berdasarkan evaluasi arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Waskita Beton Oversubscribe 2,18 Kali

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe untuk penawaran awal obligasi berkelanjutan I…

Mahaka Radio Bagikan Dividen Rp 7 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar…

Dividen Delta Djakarta Naik 88,3% - Pemprov DKI Jakarta Kebagian Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta – Di balik rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA),…