AKR Land Tawarkan Investasi di Jakarta dan Manado

NERACA

Jakarta – Salah satu perusahaan pengembang properti, AKR Land Development menawarkan dua investasi yang menggiurkan di Jakarta dan Manado. Managing Director AKR Land Development. Widijanto mengatakan pilihannya ada di Grand Kawanua International City Manado maupun Gallery West di Jakarta. “Keduanya merupakan proyek bergengsi yang menawarkan berbagai kemungkinan; investasi, ruang usaha, ruang hidup. Semuanya dalam standar premium, yang dirumuskan sebagai lifestyle, leisure & business at new heights,” ucap Widijanto, di Jakarta, Senin (22/9).

Widijanto mengatakan bahwa pihaknya memilih untuk menjawab tantangan dan peluang pengembangan dalam dua konsep yang konsisten yaitu membangun kota mandiri bertaraf internasional serta membangun mixed- use complex. Kota mandiri dibangun dengan menjawab kebutuhan akan urban living lifestyle dengan standar kehidupan kota internasional, sedangkan mixed- use complex untuk menjawab city living dimana tanah mahal dan terjadi kemacetan, diwarnai pula dengan gaya hidup instan, cepat dan efisien.

Pengembang yang juga memiliki project di beberapa kota ini, selalu mengedepankan prinsip untuk tidak hanya membangun kota tetapi juga membangun untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Grand Kawanua International City di Manado adalah bukti bahwa AKR Land Development bukan hanya membangun perumahan, tetapi membangun kawasan dengan tematik khusus yaitu sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition).

Menurut dia, komunitas kota mandiri ini menjadi salah satu kesempatan terbaik untuk berinvestasi properti, di Kota Manado. Dengan pemandangan indah, Grand Kawanua International City menciptakan investasi hidup eksklusif yang indah untuk semua orang yang membutuhkan nilai dalam gaya hidupnya, tidak hanya untuk bisnis, tetapi juga untuk pemenuhan spiritual, seperti kebahagiaan dan kedamaian.

Grand Kawanua International City yang ada di Manado, Widijanto mengungkapkan bahwa kawasan tersebut akan menjadi Manado Masa Depan dan terhampar di atas lahan seluas kurang lebih 180 hektar. “Inilah kawasan yang menjadi kota internasional dengan berbagai kelengkapan pilihan mulai dari hotel/condotel, vila pribadi, townhouse, cluster perumahan, pusat perbelanjaan, juga komersial area, office park, dengan banyak fasilitas seperti ruang konvensi, fasilitas golf internasional 18 holes, lapangan tenis, kolam renang, water park, taman bermain anak, rumah sakit internasional, sekolah nasional plus dan internasional, dan wedding chapel,” jelasnya.

Adapun mixed-use complex Gallery West yang merupakan kawasan terpadu bisnis dan hunian di Jakarta Barat, lanjut Widijanto, saat ini tengah dalam tahap penyelesaian. Jakarta Barat adalah kawasan yang potensi ekonominya sendiri sangat besar, serta menghubungkan kawasan potensial lainnya. Di tempat yang sangat strategis inilah mixed-use complex Gallery West berada.

Sekedar informasi, Jakarta Barat memiliki luas sekitar 12.615,14 ha, berbatasan dengan Kabupaten dan Kota Tangerang di sebelah barat, Jakarta Pusat di sebelah timur dan Jakarta Selatan di sisi selatan. Saat ini laju ekonomi tertinggi memang masih di Jakarta Pusat dan Selatan, namun dalam waktu singkat, Jakarta Barat akan segera tercatat sebagai tempat berinvestasi yang sangat prospektif. Penduduknya yang padat, tercatat sekitar 2.281.945 jiwa dengan kapasitas ekonomi yang tinggi di Jakarta, merupakan aset penting untuk perkembangan perekonomian Jakarta Barat.

BERITA TERKAIT

KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Indonesia Tawarkan Danau Toba di Manchester

Indonesia Tawarkan Danau Toba di Manchester NERACA Jakarta – Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London…

Indonesia Pacu Tiga Sektor Manufaktur Jepang Tambah Investasi - Penanaman Modal di Sektor Riil

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus mendorong para pelaku industri Jepang skala menengah untuk terus berinvestasi di Indonesia. Terdapat tiga…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Perdagangan Internasional - Kinerja Ekspor Non Migas Terkoreksi 6,09 Persen di September

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan kinerja ekspor Indonesia pada September 2017 sebesar 4,51 persen dari…

Kemudahan Impor Tujuan Ekspor - Kemenperin Beri Masukan Kebijakan KITE Bagi IKM

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengusulkan beberapa langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan…

Tingkatkan Daya Saing - Standar Keamanan Produk Perluas Ekspor Mamin

NERACA Jakarta – Pengembangan inovasi dan penerapan standar keamanan produk mampu memacu daya saing industri makanan dan minuman (mamin) nasional…