OJK Sosialisasikan Aturan Tarif Premi Banjir

NERACA

Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mensosialisasikan Surat Edaran (SE) 06/D.05/2014 terkait penetapan tarif premi dan juga ketentuan biaya akuisisi. Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengatakan, SE tersebut dikeluarkan untuk meredam terjadinya perang tarif ketiga banjir melanda Jakarta.

“Keluarnya SE ini sendiri dilakukan berdasarkan pengalaman bencana banjir yang melanda pada 2013 lalu. Saat itu asuransi banjir dilanda banjir klaim. Untuk meredam lonjakan klaim, OJK mengeluarkan SE tersebut,” kata Firdaus di Jakarta Rabu (15/1). Selain itu menurut dia, SE ini diharapkan bisa menumbuhkan kesehatan pada tubuh industri asuransi nasional.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, OJK akan menindak tegas bagi perusahaan asuransi mana saja yang mangkir dari SE OJK tersebut. “Perusahaan asuransi harus mengikuti aturan yang berlaku. Bila aturan diterapkan, bukan tidak mungkin akan memberikan keuntungan bagi nasabah asuransi, OJK bakal bersungguh-sungguh. Tujuanya sendiri untuk melindungi konsumen. OJK sudah berkomunikasi dengan KPPU terkait tarif banjir ini” tutur dia.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) Indra Baruna mengatakan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan otoritas memang bagus meskipun belum memiliki sanksi yang tegas. “Kebijakannya bagus sebenarnya, hanya saja sanksinya itu belum tegas,” ucap dia.

Menurut Indra, seharusnya otoritas sebagai pelindung industri asuransi, dalam hal ini adalah OJK sewajarnya ketika menerapkan sanksi tegas kepada perusahaan asuransi yang membandel. “Bahkan, kebijakan yang diterapkan memang sudah patut diwajibkan diikuti pelaku asuransi, kalau sekarang (sangksi) sudah semakin kuat. Semakin tegas. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik (kebijakan yang dikeluarkan OJK)”, jelas Indra.

Selain itu Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) juga mengungkapkan telah memberi imbauan kepada seluruh anggota terkait implementasi sosialisasi SE OJK tersebut.

Ketua Umum AAUI, Kornelius Simanjuntak menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk memperingatkan para anggota agar tidak membandel. “AAUI sudah mengeluarkan edaran untuk memperingati anggota. Mudah-mudahan menjadi semangat dan spirit dari tujuan SE ini”, kata Kornelius.

Implementasi SE OJK ini, sambung dia bisa memberi keuntungan tersendiri bagi industri asuransi, “AAUI sudah membuat surat himbauan. Pak Firdaus (Djaelani, DK-OJK) juga sudah mengimbau. Termasuk bagi perusahaan reasuransi. Mudah-mudahan dapat berjalan baik”, tegas Kornelius.

Sedangkan, ditengah musim hujan ini, Kornelius berharap bencana banjir tidak menimbulkan kerusakan yang parah sehingga tidak terjadi lonjakan klaim yang signifikan seperti klaim tahun 2013 lalu.

“Kalau tahun kemarin itu estimasi Rp3 triliun. Kalau tahun ini belum tahu. Yang kita tahu perkiraan banjir terbesar itu terjadi hingga pertengahan Februari ," ungkap dia.

Menurutnya, angka perkiraan klaim belum bisa dipastikan mengingat bencana banjir ini baru saja terjadi. Belum ada hitung-hitungan jelas dari perusahaan asuransi. Namun, akan ada secercah harapan dengan adanya sosialisasi SE OJK tersebut.

“Dengan SE itu, laporan klaim banjir akan tertata dengan baik dengan adanya SE OJK. Apalagi, di OJK ada departemen sendiri. Kita harapkan tidak sebesar tahun kemarin, mengingat tidak ada tanggul yang jebol,” jelas Kornelius. [sylke]

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Terus Kordinasi - Hadapi Tekanan Global

      NERACA   Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan terus meningkatkan koordinasi maupun komunikasi dengan Pemerintah…

OJK ; Perlakuan Khusus untuk Nasabah Korban Bencana

    NERACA   Jakarta - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kebijakan pemberian perlakuan khusus terhadap kredit dan…

Ancaman Sanksi Pelanggar Aturan B20

      NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menentukan teknis sanksi yang akan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Prediksi Nilai Tukar Rupiah Rp14.800-15.200 Per Dolar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengestimasi nilai tukar Rupiah per dolar AS sepanjang 2019 akan…

BTN Jalin Kerjasama dengan KOI - Program Satu Juta Rumah

      NERACA   Jakarta - Sejalan dengan komitmen menyukseskan Program Satu Juta Rumah dan mendukung kesejahteraan para atlet…

Maybank Sediakan Fasilitas Pinjaman Rp3 Triliun untuk AP II

      NERACA   Jakarta - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) meningkatkan kemitraan strategis dengan PT Angkasa…