ACE Jaya Proteksi Perkuat Bankansurance - Genjot Pertumbuhan Premi

​NERACA

Jakarta – Tahun depan, PT ACE Jaya Proteksi berencana untuk meningkatkan perolehan premi hingga diatas rata-rata industri asuransi. Hal ini dilakukan, mengingat penggabungan dua perusahaan yakni PT Asuransi Jaya Proteksi dan PT ACE Indonesia akan menjadikan kinerja perseroan meningkat di bidang asuransi properti dan kendaraan bermotor.“Sebelum bergabung, ACE merupakan perusahaan asuransi yang kuat pada asuransi properti dan Jaya Proteksi di asuransi kendaraan bermotor, keduanya akan saling melengkapi,” kata Presiden Direktur ACE Jaya Proteksi, Tim Shields di Jakarta, Rabu (6/10).

Maka untuk meningkatkan pendapatan premi tahun depan, perseroan akan memperkuat jalur distribusi. Nantinya, ACE Jaya Proteksi akan menambkah beberapa jalur seperti perbankan, multifinance, broker dan penjualan langsung. Sedangkan, jalur distribusi terkuatnya ada di perbankan dan multifinance. “Ke depan perseroan akan memperkuat dua jalur distribusi ini untuk meningkatkan nilai perlindungan. ACE Jaya Proteksi bekerja sama dengan setidaknya 15 perbankan dan multifinance, kami bekerja sama dengan perbankan besar di Indonesia, baik lokal maupun asing,” ujar Shields.

Ke depan ACE Jaya Proteksi juga berencana akan menambah jumlah kerja sama ini agar target yang diharapkan dapat tercapai. Yakni dengan memperkuat jalur distribusi perbankan atau bancassurance dan multifinance bukan berarti mengabaikan dua jalur distribusi lain. Shields juga menjelaskan, setiap jalur distribusi memiliki pasar tersendiri sehingga masing-masing akan bekerja sesuai tugasnya.

Sebelumnya, PT ACE INA Insurance dan PT Asuransi Jaya Proteksi sukses melakukan proses merger menjadi PT ACE Jaya Proteksi usai memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses merger ini dilakukan setelah ACE Group menyelesaikan pembelian 80% kepemilikan Asuransi Jaya Proteksi atau sebesar US$130 juta secara tunai pada bulan September 2012.

Shield menjelaskan, Langkah ACE masuk melalui Asuransi Jaya Proteksi karena, pihaknya melihat perseroan sudah sangat mapan. Yakni dengan memiliki 30 kantor cabang dan kantor pemasaran serta memiliki kemitraan positif dengan bank lokal dan perusahaan pembiayaan. Selain itu bisa berpadu dengan kekuatan underwriting, keahlian operasional dan kemampuan mengembangkan produk ACE.“Gabungan perusahaan dengan 1.000 karyawan ini untuk menjangkau pasar di semua segmen korporasi, komersial dan konsumen individual melalui keberagaman produk dan pendekatan multi distribusi,” kata Shields.

Shields juga menekankan bahwa melalui rangkaian produk dan layanan yang lebih luas, diharapkan bisa jadi pilihan utama bagi pasar korporasi. “Kami berupaya agar dapat meningkatkan kesadaran berasuransi diantara target konsumen kami,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Regional ACE Asia Pasifik Juan Luis Ortega mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan yang strategis bagi ACE di kawasan Asia Pasifik. "Untuk mencapai potensi yang maksimal kami berkomitmen untuk terus berinvestasi pada sumber daya yang kami miliki, pengembangan produk dan inovasi, infrastruktur dan teknologi," imbuhnya. (sylke)

Related posts