Sejarah Bisnis Karaoke Keluarga di Indonesia

Biasanya, masyarakat perkotaan membutuhkan hiburan tanpa ingin pergi jauh dari tempat tinggalnya, kalau sudah begini memilih tempat karaoke boleh jadi jalan keluarnya. Karena dengan berkaraoke ria semua penat di kepala akan hilang sementara.

Karena itu prospek bisnis karaoke hiongga kini masih sangat besar, dan minat para konsumen di tiap kota pun semakin tinggi. Sehingga peluang pasar bisnis ini juga semakin hari semakin meningkat, dan memberikan keuntungan dan kemudahan dalam memasarkan bisnis ini. Lantas, apa sesbetulnya yang membuat bisnis begitu menjanjikan?

Menurut sejarah, bisnis karaoke berasal dari negeri Matahari Terbit atau Jepang, tepatnya di kota Kobe. Berasal dari kata dari “kara” yang berarti kosong dan “oke” yang merupakan bentuk pendek dari “orkestra”.

Awalnya karaoke hanya sekadar hiburan ringan yang biasa disajikan para pebisnis Jepang usai jam kerja, atau sebagai sarana penjamuan klien biosnis. Karena, melalui karaoke mampu mengurangi perasaan stres, tepatnya dengan cara bernyanyi.

Kemudian, sarana hiburan ini pun berkembang pesat. Maka dikenalah tempat-tempat khusus berkaraoke seperti yang banyak dijumpai saat ini. Baik di mal atau di hotel-hotel berbintang. Semuanya berlomba-lomba memberikan fasilitas nomor wahid.

Di Indonesia karaoke mulai menjadi tren sejak 1998 silam. Apalagi sejak 2005 bisnis karaoke mulai menjadi salah satu tempat hiburan alternatif orang-orang yang menginginkan hiburan sekaligus menyalurkan hobi bernyanyi mereka.

Dengan kata lain, produk karaoke bisa bersinar setelah banyak bermunculan alat pemutar lagu-lagu karaoke yang mampu memutar beraneka ragam lagu, bahkan jumlahnya bisa mencapai bilangan ribuan lagu.

Sementara itu, masyarakat Indonesia mulai mengenal bisnis karaoke keluarga sejak November 1992, diawali oleh sebuah perusahaan dengan nama 'Happy Puppy'. Karaoke keluarga Happy Puppy sendiri didirikan di Surabaya pada 14 November 1992.

Lambat laun, usaha ini semakin dikenal karena merintis dan mengenalkan karaoke keluarga di Indonesia dengan ketentuan tanpa menyediakan jasa wanita yang menemani dalam ruang karaoke (pemandu lagu).

Tak hanya itu, konsep karaoke keluarga juga mengharuskan tempatnya tidak menyediakan minuman keras (dapat memabukkan), tanpa obat-obatan dan tanpa house music.

Konsep karaoke keluarga sengaja dipilih untuk menghilangkan stigma karaoke sebagai tempat maksiat, akibatnya Happy Puppy mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai karaoke pertama yang menggunakan konsep keluarga.

Artinya konsep karaoke keluarga adalah karaoke yang memiliki nuansa berbeda, yakni sebagai tempat hiburan yang nyaman, bersih, dan jauh dari kesan maksiat kerena tidak meyediakan fasilitas-fasilitas tadi (wanita, minuman keras, dan lain sebagainya).

BERITA TERKAIT

Astra "Kepincut" Bisnis Tol Trans Jawa - Miliki Potensi Trafik Lebih Besar

NERACA Jakarta – Dorongan pemerintah agar pihak swasta ikut andil dalam proyek pembangunan infrastruktur pemerintah, rupanya menjadi daya tarik PT…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

Indonesia Siap Gelar Kompetisi Senam Artistik Internasional

Indonesia Siap Gelar Kompetisi Senam Artistik Internasional 15th Junior Artistic Gymnastics Asian Championships merupakan salah satu kalender kegiatan dari Asian…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Dongkrak Jumlah Wirausaha - Kemenkop UKM Bakal Beri Bantuan Modal Pada Wirausaha Pemula

Supaya jumlah wirausaha pemula lokal bertambah, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) membuat langkah strategis memberi permodalan bagi usaha rintisan…

Lagi Naik Daun - Tangkap Penawaran Usaha Ayam Geprek

Ayam Geprek kini tengah naik daun. Ayam yang dibalur tepung renyah, digeprek sampai hancur kemudian dilumuri sambal dengan pilihan tingkat…

Menakar Peluang dan Potensi Usaha Keju

Keju selalu identik dengan produksi luar negeri. Memang makanan yang terbuat dari hasil fermentasi susu banyak berasal dari negara-negara di…