Sharp Hijaukan Lingkungan Pabrik Baru

NERACA Melestarikan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab setiap insan di bumi, setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, tak terkecuali bagi pelaku bisnis. Ya, sekecil apa pun usaha yang dilakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kelak. Hal inilah yang melatarbelakangi kegiatanCorporate Social Responsibility(CSR)PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) dalam pelestarian lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati berupa kegiatan penanaman pohon &”Sharp Eco Study”, di kawasan pabrik barunya di Karawang. “Walaupun pabrik ini baru akan diresmikan pada bulan February 2014 mendatang, Sharp akan menanam 200 pohon jenis tanaman kayu dan buah langka khas Indonesia dan lebih dari 500 pohon jenis tanaman pelindung dan hias di sekeliling pabriknya yang akan dilakukan secara bertahap,” kata Vice President PT Sharp Electronics Indonesia, Masanobu Fujii. Ya, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari, pohon memiliki fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia di bumi seperti menyerap dan mengurangi pelepasan CO2 ke udara, menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, mengurangi kebisingan dan penahan angin. Oleh karena itu melalui program penghijauan yang dilakukan, Sharp ingin berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dengan membuat ‘Sharp Mini Forest’ seluas 3,234 m2. Sharp akan menanam pohon jenis tanaman kayu dan buah dari seluruh Indonesia seperti Keben, Kenari Babi, Sempur, Bisbul, Dahu, Mahoni, Anyang-anyang, Ganitri, Merbau, Kopsia, Kantil dan Matoa. “Bibit pohon ini kami dapatkan dari Pusat Konservasi Tumbuhan – Kebun Raya Bogor (LIPI), yang sudah memiliki hubungan baik dengan PT SEID untuk kegiatan konservasi semacam ini, dan tanaman pelindung dari Telaga Desa Agro-Enviro Education Park KIIC. Diharapkan dengan adanya ‘Sharp Mini Forest’ mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di Karawang,” lanjut Masanobu Fujii. Selain program penanaman pohon, pada kesempatan yang sama Sharp juga menggelar kegiatan pendidikan lingkungan hidup bekerja sama dengan Telaga Desa Agro-Enviro Education Park, KIIC dengan melibatkan anak-anak sekolah dasar (SD) yang berasal dari lingkungan sekitar Sharp Karawang dan karyawannya. Sebanyak 75 siswa SD dari 3 sekolah yakni SD Sirnabaya 1, SD Sirnabaya 2 , MI-Al-Hidayah Sirnabaya dan 20 karyawan Sharp mengikuti beragam kegiatan seperti pengenalan keanekaragaman hayati dan konservasi, pembuatan lubang biopori, penyulingan minyak kayu putih, pembuatan kompos dan di akhir sesi para siswa diajak berkeliling di area Telaga Desa untuk melihat beragam jenis pohon serta memetik sayuran yang siap panen. “Pendidikan lingkungan sejak dini merupakan bentuk investasi berharga terhadap pembentukan kecintaan lingkungan terhadap anak-anak. Kami berharap Sharp dapat terus melakukan kegiatan ini ke depannya guna menularkan rasa cinta terhadap lingkungan tidak hanya pada anak-anak saja, namun seluruh masyarakat yang ada ada sini dan bersama-sama melakukan aksi nyata melestarikan lingkungan hidup,” ungkap Koordinator Telaga Desa Agro-Enviro Education Park, Aries Sulistyo.

BERITA TERKAIT

KOTA SUKABUMI - Baru Sebulan Berjalan, 80 Persen WP Sudah Gunakan Pantas

KOTA SUKABUMI Baru Sebulan Berjalan, 80 Persen WP Sudah Gunakan Pantas NERACA Sukabumi - Meskipun baru sebulan lalu Pemerintah Kota…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Indonesia – Arab Saudi Sepakat Bikin Sistem Baru - Penyaluran TKI

  NERACA   Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia sepakat menyusun sistem baru bagi warga negara Indonesia…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…