PPKI Cetak 20 Pengusaha Muda Berbakat

NERACA

Jakarta--- Kegiatan Konvensi Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) melahirkan sedikitnya 20 entrepreneur muda berbakat. Mereka mendapat penghargaan International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Awards yang diselenggarakan oleh British Council dan Nokia Entrepreneur Fellowship 2011.

Adapun Soegianto, salah satu entrepreneur bidang Teknologi Informatika yang mengembangkan usahanya berbasis teknologi digital berhasil mendapatkan Nokia Fellowship sebesar Rp 200 juta. Ini adalah salah satu penghargaan dalam International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Awards 2011, yang digagas British Council. Dialah Soegianto dengan proposal bisnis Sedapur.com.

Soegianto, pria berusia 30 tahun asal Jakarta ini sehari-hari berprofesi sebagai konsultan IT. Ide bisnisnya membangun jasa konsultasi yang profesional yang membantu industri kecil di bidang kuliner (makanan dan minuman) agar dapat menembus pasar e-commerce.

Melalui portal sedapur.com, kini industri kecil dalam bidang makanan dan minuman dapat dengan mudah memiliki Toko Online sendiri tanpa perlu direpotkan oleh berbagai urusan pengelolaan website, administrasi keuangan, dan kerumitan pengiriman. Dalam proposal bisnisnya ia mencantumkan modal pengembangan Rp 232.200.000.

"Melalui Entrepreneur Fellowship ini, Nokia akan memberikan dana usaha berkala senilai total Rp 200.000.000 bagi pemenang kreatif sebagai modal usahanya," ujar Andrea Facchini, Marketing Direktur Nokia Indonesia dalam siaran persnya.

Dalam ajang tersebut, ada lebih dari 200 aplikasi untuk kategori Nokia Fellowship dengan 5 kategori yang paling di minati adalah IT, pendidikan, abstract creative, social entrepreneur dan usaha makanan. Aplikasi dari seluruh Indonesia; dari Aceh sampai Papua, adapun 5 daerah dengan pengirim aplikasi terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten.

Tahapan seleksi 20 finalis sudah di lakukan oleh Binus Entrepreneur Centre yang selanjutnya di ikuti oleh seleksi ketat 7 finalis teratas sebelum penjurian pada tgl 6 Juli 2011. Kami sangat senang terhadap tanggapan masyarakat untuk Nokia Fellowship.

Menurut Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu mengatakan entrepreneur membutuhkan inovasi berkaitan dengan hal keterbukaan tentang orang, insentif, kebutuhan ide dan teknologi, evolusi pencampuran ide, dan audacious.

Terakhir, sebelum penganugrahan diberikan pada para pemenang tampil Mari Pangestu, menyatakan selamat bagi para finalis. Dalam penjelasannya ibu mentri kemudian mengatakan bahwa pertumbuhan industri kreatif di tanah air mengalami kemajuan yang sangat signifikan.

Sementara itu tantangan industri kreatif dalam mengembangkan banyak creativepreneur. Karena semakin berkembangnya para creativepreneur itu akan semakin terbuka juga banyak lapangan kerja. “Penganugrahan bagi insan kreatif ini para pelaku kreatif diharapakan tidak hanya akan terus berkembang, tapi juga akan terus berkelanjutan,” pungkasnya. **iwan

BERITA TERKAIT

The Lana Sasar Keluarga Muda di Jakbar

The Lana Sasar Keluarga Muda di Jakbar NERACA Jakarta - Presiden Direktur PT Brewin Mesa Sutera, Bill Cheng selaku pengembang…

Akselerasi Bisnis Gratis Demi Menelurkan Pengusaha

  NERACA   Jakarta - Menjadi pengusaha sukses adalah impian banyak orang. Tetapi tidak banyak orang mampu mencapai kesuksesan dalam…

BI Paparkan 4 Tantangan Generasi Muda - Gelar GenBI Leadership Camp 2017

      NERACA   Bogor – Bank Indonesia (BI) mencatat ada empat tantangan utama yang harus disikapi oleh generasi…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Tingkatkan Kualitas Produk Lokal - Kemenperin Fasilitasi Standar Pengemasan IKM

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih terus memacu industri kecil dan menengah (IKM)…

Industri Kecil dan Menengah - Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

Akuakultur - KKP Realisasikan Asuransi Untuk Pembudidaya Ikan Kecil

NERACA Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan program Asuransi Perikanan bagi pembudidaya ikan kecil. Program tersebut merupakan kerjasama antara…