Konsumen Ritel Makin Cerdas Berbelanja

Sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri

Senin, 05/08/2013
NERACA Jakarta -Masyarakat dinilai semakin bijak dalam menggunakan uangnya selama Ramadan dan jelang Idul Fitri. Ini menjadi salah satu faktor penyebab kinerja penjualan ritel melesu selama periode itu. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekjen Asosiasi Pengusahan Ritel Indonesia (Aprindo), Satria Hamid Ahmadi di Jakarta,kemarin. Dia menjelaskan, lazimnya, setiap Ramadan dan Idul Fitri, konsumsi masyarakat meningkat sehingga mendongkrak penjualan ritel. Namun, rutinitas menahun itu seperti tidak nampak pada Ramadan dan Idul Fitri kali ini, lantaran penjualan ritel menurun menjadi sekitar 20 % ketimbang sebelumnya yang sekitar 30 %. "Daya beli masyarakat memang tidak berkurang namun mayoritas mereka saat ini terutama jelang lebaran ditengah pesta diskon besar-besaran dapat menahan keinginan, hanya untuk membeli kebutuhan yang penting saja. Mereka mulai bijak untuk berbelanja," katanya. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendasari konsumen berperilaku seperti itu. Diantaranya, kenaikan harga produk ritel sebesar 10 % -15 % akibat dari penaikan harga BBM subsidi, dan tahun ajaran baru. "Padahal mereka pasti pemasukan yang lebih dengan adanya bonus dan Tunjangan Hari Raya (THR). Tapi mereka lebih mencadangkannya mungkin untuk tabungan atau pengeluaran lainnya seperti kebutuhan pengeluran anak sekolah," ungkapnya.