Konsumen Ritel Makin Cerdas Berbelanja - Sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri

NERACA Jakarta -Masyarakat dinilai semakin bijak dalam menggunakan uangnya selama Ramadan dan jelang Idul Fitri. Ini menjadi salah satu faktor penyebab kinerja penjualan ritel melesu selama periode itu. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekjen Asosiasi Pengusahan Ritel Indonesia (Aprindo), Satria Hamid Ahmadi di Jakarta,kemarin. Dia menjelaskan, lazimnya, setiap Ramadan dan Idul Fitri, konsumsi masyarakat meningkat sehingga mendongkrak penjualan ritel. Namun, rutinitas menahun itu seperti tidak nampak pada Ramadan dan Idul Fitri kali ini, lantaran penjualan ritel menurun menjadi sekitar 20 % ketimbang sebelumnya yang sekitar 30 %. \"Daya beli masyarakat memang tidak berkurang namun mayoritas mereka saat ini terutama jelang lebaran ditengah pesta diskon besar-besaran dapat menahan keinginan, hanya untuk membeli kebutuhan yang penting saja. Mereka mulai bijak untuk berbelanja,\" katanya. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendasari konsumen berperilaku seperti itu. Diantaranya, kenaikan harga produk ritel sebesar 10 % -15 % akibat dari penaikan harga BBM subsidi, dan tahun ajaran baru. \"Padahal mereka pasti pemasukan yang lebih dengan adanya bonus dan Tunjangan Hari Raya (THR). Tapi mereka lebih mencadangkannya mungkin untuk tabungan atau pengeluaran lainnya seperti kebutuhan pengeluran anak sekolah,\" ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Kocek Milik Waskita Beton Makin Tebal - Raih Pembayaran Rp 2,37 Triliun

NERACA Jakarta – Pundi keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) makin tebal setelah anak usaha dari PT Waskita Karya…

Kerusakan Jalan dan Tanggul Air di Tambun Utara

Dekat dengan Jembatan Besi penghubung Kota Bekasi dan Kab Bekasi. Akibat longsor karena derasnya aliran sungai DAS Cikeas dan Cileungsi yang…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Sepanjang Januari 2018 - Panen Belum Merata, Harga Gabah Kering dan Beras Tercatat Naik

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan harga gabah kering panen dan gabah kering giling selama Januari…

KLHK Optimistis Ekspor Produk Kayu 2018 Meningkat

NERACA Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan optimistis ekspor produk kayu nasional pada 2018 akan meningkat dibandingkan…