Hore! Pensiunan KAI Dapat Gaji ke 13

NERACA

Jakarta - PT Taspen (Persero) membayarkan gaji ke 13 bagi pensiunan pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pembayaran dilakukan secara serentak di kantor bayar pensiun di seluruh Indonesia. \"Pembayaran pensiun ke 13 tahun 2013 ini berlaku efektif sejak Kamis (1/8) yang meliputi pensiun pokok, ditambah tunjangan keluarga, dan pembulatan jika ada,\" ujar Sekretaris Perusahaan Taspen, Sudiyatmoko Sentot Sudiro, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (2/8) pekan lalu.

Dia menjelaskan, pembayaran pensiun ke-13 tahun 2013 bagi eks pegawai PT KAI adalah sepenuhnya menjadi beban PT KAI atau non APBN. Dengan demikian, PT KAI menyiapkan dana kira-kira Rp 50 miliar yang dibayarkan kepada 23.765 pensiunan pegawai PT KAI. Sudiyatmoko pun mengingatkan mitra bayar pensiun, bahwa pembayaran pensiun ke 13 tahun 2013 bagi pensiunan pegawai PT KAI tidak boleh dikenai potongan apa pun.

“Taspen juga mengingatkan, agar para pensiunan setiap bulan secara rutin mengambil uang pensiunnya sesuai jadwal pengambilan atau minimal enam bulan sekali. Informasi lebih lanjut mengenai pembayaran pensiun ke 13 tahun 2013 ini, dapat menghubungi kantor cabang Taspen terdekat,\" kata Sudiyatmoko. Selain itu, para pensiunan juga diingatkan dan diimbau untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen (Persero).

Pembayaran pensiun ke 13 tahun 2013 bagi penerima pensiunan pegawai PT KAI ini adalah tindaklanjut dari perjanjian kerja sama antara Taspen dengan PT KAI Nomor: JAN-75/DIR/2011 dan Nomor: 202/HK/UM/2011 tanggal 24 Oktober 2011 serta Surat dari Direktur Personalia dan Umum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Nomor:KP.208/VII/4/2013 tanggal 4 Juli 2013 perihal Pembayaran Gaji ke 13 (Tunjangan Tambahan Penghasilan) Bagi Eks PNS PT Kereta Api Indonesia (Persero). [ardi]

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Produksi Karet Dapat Bertambah Lewat Peningkatan Produktivitas

  NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Arief Nugraha mengatakan, produksi karet nasional masih dapat bertambah…

Dinilai Bukan Kantor Akuntan Publik - Lembaga Ernst & Young Dapat Dikenakan Pidana

NERACA Jakarta-  Di balik keberhasilan PT Ernst And Young Indonesia (PTEY) melakukan audit investigatif terhadap laporan kinerja keuangan PT Tiga…

ICJR: UU ITE Tidak Dapat Jerat Ajakan Golput

ICJR: UU ITE Tidak Dapat Jerat Ajakan Golput NERACA Jakarta - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) tidak menemukan adanya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang digelar pada 24-25 April 2019 memutuskan…

Kuartal I, Pertumbuhan Kredit Capai 11,55%

    NERACA   Jakarta - Pertumbuhan kredit bank di kuartal I 2019 sebesar 11,55 persen secara tahunan (year on…

Bank NTB Syariah Targetkan KPR Rp148 Miliar di Pameran Properti

    NERACA   Mataram - PT Bank NTB Syariah (Persero) mentargetkan nilai transaksi sebesar Rp148 miliar dalam pameran Gelegar…