Danamon Kembali Gelar “Danamon Lebih Goes to Campus” - Antusias Tinggi

NERACA

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk melanjutkan kembali kampanye “Danamon Lebih Goes to Campus” yang bersifat edukatif dan atraktif, serta ditujukan kepada kalangan mahasiswa di 10 universitas terkemuka di Jabodetabek. Michellina Triwardhany, Direktur Consumer Banking Danamon, menyatakan bahwa kampanye ini meneruskan kampanye sebelumnya yang mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari kalangan mahasiswa. Kampanye tersebut dimulai pada 29 April 2013 di Kampus Universitas Pelita Harapan di Tangerang. “Kami sangat senang atas antusiasme dari para mahasiswa yang kami kunjungi, animonya sangat tinggi dan bahkan dua kali lipat dari yang kami perkirakan sebelumnya. Hal inilah yang membuat kami memutuskan untuk meneruskan kampanye “Danamon Lebih Goes To Campus”,” kata Michellina di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk memberikan kesempatan yang luas bagi para mahasiswa, kegiatan ini akan kembali berlangsung selama 20 hari, dengan lokasi di 10 universitas terkemuka di sekitar Jabodetabek, seperti Universitas Esa Unggul, Institut Pertanian Bogor, Universitas Al Azhar dan universitas-universitas terkemuka lainnya. Michellina menambahkan, dalam kampanye “Danamon Lebih Goes to Campus”, mahasiswa dapat mengunjungi bis yang ditempatkan di lokasi strategis pada setiap kampus untuk mendapatkan informasi mengenai tabungan “Danamon Lebih”.

Melalui wadah interaktif dan berteknologi tinggi, seperti games simulasi tabungan “Danamon Lebih” yang menggunakan teknologi motion sensor tracking dan fasilitas audio visual yang dilengkapi oleh gambar dan suara tiga dimensi, para mahasiswa yang mengunjungi bis “Danamon Lebih Goes to Campus” dapat mendapatkan pengalaman secara langsung dalam memiliki dan menerima manfaat tabungan “Danamon Lebih”. Michellina berharap, kampanye “Danamon Lebih Goes to Campus” dapat meningkatkan pendanaan perseroan, yang pada akhir 2012 mencapai Rp91,7 triliun serta melanjutkan pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) yang pada tahun lalu tumbuh sebesar 22% dibandingkan tahun sebelumnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Aksi Beli Bawa IHSG Kembali di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/1)kemarin, indeks harga saham gabungan ditutup naik tipis…

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…