KPK Belajar Pada Lembaga Integritas Australia - Bambang Widjojanto, Wakil Ketua KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi belajar pada Lembaga Integritas Australia untuk mengawasi integritas penegak hukum. \"Jadi kami saling bertukar pengetahuan bagaimana mengawasi penegak hukum,\" kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Gedung KPK Jakarta, Rabu. Lembaga yang dimaksud adalah Australian Commission for Law Enforcement Integrity (ACLEI).

KPK dan ACLEI melangsungkan diskusi dengan komisioner ACLEI Philip Moss sejak Selasa (16/4). \"Jadi kami punya MoU, tujuannya untuk kerja sama yang saling menguntungkan, kami punya beberapa tantangan dan isu yang mirip, termasuk mempelajari bagaimana penegak hukum di tempat masing-masing,\" ungkap Philip.

MoU tersebut, menurut Bambang, sudah berlangsung selama dua tahun dan akan diperpanjang. \"Kami sama-sama belajar bagaimana membangun integritas, misalnya KPK mempresentasikan \'National Integrity System\' kepada mereka karena mereka belum memiliki hal itu, sedangkan mereka mempunyai \'integrity testing\' yaitu bagaimana menguji lembaga penegak hukum,\" jelas Bambang.

Perbedaan keduanya adalah \"National Integrity System \"diterapkan di seluruh badan pemerintah, sedangkan \"Integrity Testing\" diterapkan hanya untuk penegak hukum. \"Misalnya penegak hukum bisa dijebak supaya integritasnya ketahuan, hal ini untuk menjaga kehormatan sosialisasi etik dan perilaku, kalau perlu diuji dengan cara-cara tertentu supaya teruji integritasnya,\" tambah Bambang.

Namun sistem integritas tersebut baru dipelajari oleh KPK dan setelah diterapkan KPK maka akan dipakai oleh kejaksaan maupun kepolisian. \"Badan kami bertujuan untuk memastikan integritas yang tinggi penegak hukum di Australia sehingga integritas penegak hukum memiliki kehormatan, saat ini sudah ada 6 lembaga yang akan menerapkan yuridiksi kami,\" jelas Philip yang menjadi komisioner sejak 2007.

BERITA TERKAIT

Sebanyak 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

  NERACA Yogyakarta - Sebanyak 13  (tiga belas) perwakilan negara-negara Asia-Pasifik belajar minapadi di Indonesia. Ketiga belas negara tersebut yakni…

Wakil Presiden - Perbedaan dan Toleransi di Indonesia Telah Teruji

Jusuf Kalla Wakil Presiden Perbedaan dan Toleransi di Indonesia Telah Teruji Siem Reap, Kamboja - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan,…

Minta Dukungan, Humprey Temui Mantan Wakil Presiden

  NERACA   Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Humprey Djemat mengunjungi Mantan Wakil Presiden…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan…

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum NERACA Jakarta - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, BUMN penyedia…

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik - Polemik Saksi Ahli WN Asing

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik Polemik Saksi Ahli WN Asing NERACA Medan – Penunjukan saksi ahli dari kalangan…