IPO Austindo Tidak Akan Terpengaruh

Meskipun rencana penawaran saham perdana atau initial public offering PT Austindo Nusantara Jaya Tbk dinilai tidak tepat karena kondisi pasar komoditas yang tengah anjlok, namun kondisi ini tidak membuat ciut perseroan untuk tetap listing di pasar modal kuartal kedua tahun ini.

Presiden Direktur PT Bahana Securities yang juga penjamin efek, Eko Yuliantoro mengatakan, pihaknya yakin penjualan perdana saham Austindo akan berjalan baik, “Kita sudah memperhitungkan kondisi pasar dan semuanya, saham Austindo sendiri cukup baik. Jika melihat sentimen, tidak akan terlalu berpengaruh dan saya yakin akan berjalan sebaik-baiknya,”katanya di Jakarta, Senin (15/4).

Eko juga berharap setelah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ANJ bisa tembus dilevel 5000 dengan indeks pasar modal yang kembali normal dan masuknya emiten baru. Sementara itu, Istini Tatiek Siddharta, Wakil Dirut ANJ mengatakan bahwa dari hasil IPO nanti diharapkan menghasilkan dana sebesar US$ 100 juta.

Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan kelapa sawit mencapai 63%, sagu 8%, dan sisanya untuk pengembangan anak usaha dan pembayaran hutang. \"Kisaran saham perdana Rp 1200-1800/lembar saham dengan 940 juta lembar saham yang akan diperdagangkan. Pada akhir 2013 ini, Austindo juga akan memproduksi sagu di Papua,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Anak Usaha ABMM Raih Kontrak Rp 8 Triliun

Di kuartal IV 2019, PT ABM Investama Tbk (ABMM) mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua…

IndoHome Gelar Grand Final eSports League

Setelah berjalan hampir satu tahun terakhir, IndiHome eSports League sampai pada babak grand final yang digelar pada 6-8 Desember 2019…

BEI Kembali Perdagangkan Saham ZBRA

PT Bursa Efek Indonesia kembali memperdagangkan saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) ditandai dengan dicabutnya penghentian sementara (suspensi) atas saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transjakarta Bagikan Dividen Rp 40 Miliar

NERACA Jakarta- Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memutuskan untuk membagikan dividen perusahaan kepada…

Raup Ceruk Pasar Luar Negeri - WIKA Targetkan Kontrak Baru Capai Rp 6 Triliun

NERACA Jakarta – Sukses meraih kontrak baru di Afrika menjadi batu loncatan bagi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) untuk…

Transformasi Pasar Modal Kredibel - OJK Terus Perkuat Supervisi Pengawasan

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar keuntungan reksadana yang menimpa Minna Padi Aset Manajemen dan Narada Aset Manajemen menjadi alasan…