Saham Centris Multipersada Dalam Pengawasan BEI

Lantaran mengalami pergerakan harga saham di luar kewajaran, saham PT Centris Multipersada Pratama Tbk (CMPP) masuk dalam pengawasan bursa atau unusual market activity (UMA).

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/3). Kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya dan mengkaji kembali rencana perseroan yang belum dapat persetujuan RUPS.

Namun harga saham perseroan saat ini malah anjlok 24,70% menjadi Rp1.260 dengan total frekuensi 213 kali senilai Rp426,6 miliar. Harga saham CMPP pada 27 Februari lalu masih berada di level Rp880 per lembar dan harga tertinggi hari ini mencapai Rp1.710. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…

Selesaikan Lilitan Utang - MYRX Tawarkan Aset dan Konversi Saham

NERACA Jakarta – Menyampaikan itikad baik untuk melunasi utang akibat gagal bayar atas pinjaman individu, PT Hanson International Tbk (MYRX)…