Komputer Tablet Akan Jadi Primadona Gadget di 2013

Pasar Teknologi Informasi

Senin, 25/02/2013

NERACA

Jakarta - Tingginya minat masyarakat Indonesia akan teknologi membuat produsen gadget terus mengembangan diri dan membuat inovasi baru. Kabarnya setiap bulan, produsen gadget mengeluarkan satu produk unggulan.

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Yayasan Apkomindo) meramalkan pasar teknologi informasi (TI) Indonesia di tahun 2013 terus tumbuh. Notebook dan komputer tablet diprediksi akan menjadi dua gadget primadona yang sangat berperan. Di tahun 2012, pasar tablet PC tumbuh sangat pesat, yakni 40%, dan diperkirakan menjadi 60% pada akhir tahun ini.

Apkomindo memprediksi, kesuksesan tablet di pasar Tanah Air Indonesia akan terus berlangsung sampai tiga tahun mendatang, hingga 91%. Tak kalah bergairah, penjualan notebook di tahun 2013 juga diproyeksikan tetap stabil, mencatat pertumbuhan berkisar 23-30 %.

Menurut Nana Osay, Ketua DPD Apkomindo DKI Jakarta, rata-rata bisnis TI di Indonesia menghasilkan Rp150 triliun per tahun, di mana Rp50 triliun berasal dari penjualan PC, notebook, dan tablet. Sementara penjualan di pameran-pameran TI berkontribusi lima persen dari Rp50 triliun, kurang lebih Rp2,5 triliun.

"Saat ini, pertumbuhan tablet sudah mencapai 50 %, dan diperkirakan akan terjual sebanyak tiga juta unit pada akhir tahun. Sementara penjualan desktop terus turun," kata Nana Osay, saat ditemui di Jakarta, akhir pekan lalu.

Era berubah sangat cepat. Empat tahun lalu, tutur dia, pasar TI disesaki berbagai produk PC. Di tahun ini, produk TI di Indonesia sudah dipenuhi oleh produk-produk tablet dan gadget. "Perkembangan pasar TI tidak bisa diprediksi. Tren berubah sangat dan sulit ditebak akhirnya," ujar Nana Osay.

Saat ditanya mengenai pasar ultrabook yang mulai berkembang, menurut hemat Nana, pasar ultrabook cenderung mengerucut pada segmen kelas atas atau high end. "Pasar ultrabook masih kecil, dianggap barang baru. Tapi, sekarang sudah banyak perusahaan yang mulai memasarkannya. Kemungkinan akan banyak peminat," ucap Nana Osay.

Untuk mendongkrak penjualan produk TI, Apkomindo terus menjalin kerja sama dengan Dyandra Promosindo dalam penyelenggaraan pameran TI. "Melalui pameran, para pengusaha akan lebih mudah untuk memasarkan produk-produknya," tutur Nana Osay.

Ditopang Ponsel

Sementara itu International Data Corporation (IDC) sebuah lembaga analis pasar teknologi informasi (TI), melansir beberapa perkiraan situasi pasar gadget Tanah Air pada tahun ular sesuai kepercayaan China atau 2013 ini. Dalam pandangan IDC, sektor TI masih akan digairahkan sektor telepon seluler (ponsel), khususnya ponsel pintar.

Di sisi lain segmen komputer tablet dan komputer jinjing (notebook) tetap tumbuh, walau tidak sekencang smartphone. Hal ini didukung oleh karakteristik konsumen Indonesia yang menyukai teknologi praktis dan bisa digunakan untuk berjejaring melalui Internet. Ponsel menawarkan fungsi dasar tersebut, sehingga penjualannya diprediksi mengalahkan gadget lainnya.

Selain itu, performa ponsel pintar untuk mengakses Internet bakal semakin kencang setelah optimalisasi kanal 3G dicanangkan pemerintah. Kabarnya setiap provider bakal segera memigrasikan layanan ke sistem pita lebar tersebut, minimal akhir tahun depan. Hal ini dipercaya IDC bakal merangsang konsumen membeli ponsel pintar dari pelbagai jenis.

Berikut ringkasan prediksi lima tren gadget untuk 2013, berdasarkan riset IDCnTablet PC lokal akan semakin mendominasi Walau komputer tablet identik dengan merek iPad buatan Apple Inc, tidak dinyana, selama 2012 produsen lokal malah merajai pasar.

Analis IDC Indonesia Deddie Sionader menyatakan merek lokal seperti MITO, CYRUS, dan EMO mencatatkan pengapalan lebih tinggi dari iPad seri berapa pun. Hal ini terjadi karena tablet bagi konsumen Indonesia dimanfaatkan tidak untuk bekerja, melainkan untuk hiburan, seperti bermain game. Karena itu, konsumen menengah tidak ambil pusing bila kualitas tablet lokal jauh di bawah produk buatan Apple.

Tahun depan, Deddie menilai produk lokal akan semakin merajai karena mereka berani mengapalkan lebih banyak varian tablet PC. Tawaran harga terjangkau akan mendorong masyarakat membeli komputer tablet. "Untuk 2013, pengapalan tablet bakal mencapai 2 juta unit, mayoritas dari merek lokal, dan pertumbuhannya mencapai 42 %," ujarnya.

Menurut dia, pemenang Android vs BlackBerry ditentukan harga. Pasar ponsel pintar diprediksi sebagai yang paling bergairah tahun depan. Dari banyak pilihan, IDC meramalkan persaingan paling ketat bakal terjadi antara dua sistem operasi: Android dan BlackBerry. Darwin Lie dari IDC menyebutkan, iOs dan sistem operasi lain memang harus minggir terlebih dulu, karena konsumen Indonesia mementingkan harga.

Peluang terbesar ada di tangan Android dan Samsung, asal banyak tersedia produk berharga di bawah Rp 3 juta. "Untuk smartphone yang bisa duel, yang harganya 2 jutaan, produk dengan rentang harga tersebut akan banyak masuk triwulan II 2013," ujarnya memprediksi.