Mandiri Tambah 300 Outlet Wirausahawan

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk akan menambah 300 titik outlet akses baru untuk dapat diakses masyarakat dalam menciptakan finansial inklusif. Senior Vice President Micro Network Development Bank Mandiri, Tardi, mengatakan saat ini total nasabah wirausahawan telah mencapai 2 juta di 34 provinsi dan 366 kabupaten dengan total pinjaman hingga Rp46 triliun di 2.190 outlet.

Menurut dia, Bank Mandiri saat ini memberikan pinjaman kepada 800 ribu hingga 900 ribu wirausahawan dengan total pinjaman sebesar Rp19 triliun. Director of Finance & Strategy Bank Mandiri, Pahala N Mansyury mengatakan, saat ini masyarakat yang mendapatkan akses ke perbankan masih sangat minim.

"Padahal, dari total populasi harusnya minimal ada dua persen masyarakat yang harus menerima akses ke perbankan. Hal ini bisa dilihat dari Loan to GDP yang cuma 30%," kata dia, menambahkan. Saat ini, lanjutnya, sebanyak 1,5%-1,6% masyarakat Indonesia yang baru mengakses bank, dari seluruh total populasi.

Indonesia, lanjut dia, masih menghadapi tantangan dalam akses layanan finansial yang masih terbatas. Sekitar 32% atau 76 juta penduduk Indonesia belum menikmati jasa keuangan. “Rendahnya layanan keuangan di Indonesia tercermin dari jumlah rekening bank per 1.000 penduduk usia dewasa di Indonesia, yang baru mencapai 505," tambahnya.

Sementara Malaysia dan Thailand, mencapai 2.063 dan 1.449. Hal yang sama juga tercermin dari rekening kredit per 1.000 penduduk usia dewas yang baru mencapai 197 di Indonesia. Lebih rendah dibanding Malaysia 964 dan Thailand 272.

Oleh karena itu, kata Pahala, dengan program Wirausaha Muda Mandiri diharapkan masyarakat tidak hanya mendapat akses ke perbankan, tetapi juga bisa memanfaatkan akses tersebut dengan menjadi lebih produktif.

Hal ini mengingat perbankan benar-benar mengutamakan pinjaman ke sektor yang lebih produktif, khususnya wirausahawan. "Sepanjang tahun 2012, jumlah pembiayaan yang diberikan adalah total sebesar Rp11,806 miliar bagi 36 wirausahawan muda yang membutuhkan dukungan permodalan," tandas Pahala. [ardi]

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Kinerja Ekspor - Sharp Tambah Lini Produksi Mesin Cuci

NERACA Jakarta – Genjot kinerja penjuakan ekspor, PT Sharp Electronics Indonesia menambah lini produksi di kategori mesin cuci tipe satu…

Pelatihan Kompetensi di BLK Kuningan Tambah Kurikulum FMD

Pelatihan Kompetensi di BLK Kuningan Tambah Kurikulum FMD NERACA Kuningan – Ratusan peserta pelatihan berbasis kompetensi yang digelar Balai Latihan…

Tambah 15 Cabang Baru - Sentra Mitra Investasikan Dana Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnisnya dengan menambah  15 cabang baru, PT Sentra Mitra Informatika Tbk (LUCK) menginvestasikan dana Rp…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Serap Rp22 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN)…

IMF Desak Negara-negara Hindari Kebijakan Perdagangan Terdistorsi

    NERACA   Jakarta - Ketegangan perdagangan sejauh ini tidak secara signifikan mempengaruhi ketidakseimbangan neraca berjalan global, tetapi membebani…

BI Yakin Arus Modal Asing Tetap Deras - Suku Bunga Acuan Turun

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini aliran modal asing akan tetap masuk…