AirAsia Kembali Pesan 100 Pesawat Airbus

NERACA

Jakarta – Penerbangan berbiaya murah terbesar di Asia, AirAsia, membuat pesanan baru ke Airbus yang berjumlah 100 pesawat Airbus jenis A320 beberapa waktu lalu. Kontrak ini mencakup tambahan 64 pesawat A320neo dan 36 pesawat A320ceo, yang akan beroperasi di seluruh jaringan maskapai ini.

Pemesanan ini diumumkan pada saat PM Inggris David Cameron berkunjung ke fasilitas pembuatan sayap Airbus di Broughton, Inggris. PM Inggris menyaksikan penandatanganan dokumen antara Group CEO AirAsia Tan Sri Tony Fernandes dan Presiden & CEO Airbus Fabrice Brégier.

Kontrak ini memastikan posisi AirAsia sebagai pelanggan pesawat jenis A320 terbesar di dunia. Secara keseluruhan maskapai ini telah memesan 475 pesawat koridor tunggal ke Airbus yang terdiri dari 264 A320neo dan 211 A320ceo.

Lebih dari 100 pesawat telah diserahkan oleh Airbus ke AirAsia dan saat ini beroperasi dari Bangkok, Kuala Lumpur, Jakarta, Manila, dan Tokyo. “Kami memiliki 3 tambang emas di Malaysia, Thailand dan Indonesia,” ujar Tony Fernandes seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Neraca, Senin (17/12).

“Selain itu, Filipina dan Jepang juga memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Penambahan pesawat-pesawat ini sejalan dengan strategi kami untuk membangun lebih jauh lagi jaringan kami yang luas melalui penambahan rute dan frekuensi, serta memastikan posisi AirAsia sebagai pemimpin pasar,” tambahnya.

Presiden & CEO Airbus Fabrice Brégier mengatakan bahwa AirAsia merupakan salah satu cerita sukses besar di dunia penerbangan dewasa ini. “Kepercayaan terus menerus yang ditunjukkan AirAsia kepada A320 merupakan pengakuan yang jelas akan kehandalan, efisiensi, dan keekonomisan operasional yang tak terkalahkan dari pesawat koridor tunggal paling modern di dunia,” ujarnya mengenai pesawat jenis A320.

Armada A320 AirAsia saat ini terbang ke kurang lebih 70 tujuan dalam jaringan rute yang membentang sebanyak 20 negara di Asia. Sebagai tambahan, afiliasinya, AirAsia X, mengoperasikan A330-300 Widebody untuk penerbangan lebih lama dari Kuala Lumpur ke Asia Utara dan Australia.

A320 merupakan pesawat terlaris dan paling modern di dunia untuk jenis pesawat koridor tunggal. Sampai saat ini lebih dari 8.800 pesawat telah dipesan dan lebih dari 5.300 diserahkan kepada lebih dari 380 pelanggan dan maskapai di seluruh dunia.

BERITA TERKAIT

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…

Ada Kartel Tiket Pesawat?

KPPU tidak pernah setuju penetapan tarif batas bawah ini karena akan menutup perusahaan lain yang efisien untuk bersaing secara sehat.…

Menhub: Takkan Subsidi Tiket Pesawat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan tidak akan mensubsidi tiket pesawat niaga berjadwal untuk menekan harga tiket pesawat yang selama…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Niaga Komoditas - Penyerapan Biodiesel Strategi Hadapi Diskriminasi Sawit Eropa

NERACA Jakarta – Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kanya Lakshmi Sidarta menilai penyerapan biodiesel di dalam negeri…

Kemendag Pastikan Izin Impor Bawang Putih 7 Perusahaan

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memastikan izin impor bawang putih bagi tujuh perusahaan…

CIPS Sebut Distribusi Minol Lewat PLB Rentan Tambah Korban

NERACA Jakarta – Distribusi minuman beralkohol (minol) lewat Pusat Logistik Berikat (PLB) rentan menambah korban luka dan korban jiwa akibat…