Semen Baturaja Makin Perkokoh Produksi Hingga 2 Juta Ton - Bangun Cement Mill dan Packer Rp 350 Miliar

Jakarta – Menyusul kesuksesan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) yang berhasil ekspansi ke Vietnam dan menargetkan produksi tahun depan menjadi 25 juta-26 juta ton, bakal diikuti PT Semen Baturaja (Persero). Perusahaan semen plat merah yang bakal menggelar hajatan IPO ini menargetkan pendapatan Rp 1,1 triliun.

Direktur Utama PT Semen Baturaja Pamudji Rahardjo mengatakan, target pendapatan perseroan tahun ini sebesar Rp 1,1 triliun dan target ditahun 2013 sebesar Rp 1,3 triliun, “Sedangkan laba bersih tahun ini sebanyak Rp250 miliar dan tahun depan bisa Rp300 miliar,"katanya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, untuk meningkatkan pendapatan, pihaknya bakal meningkatkan kapasitas produksi semennya dengan membangun cement mill dan packer. Upaya peningkatan kapasitas ini saat ini masih dalam tahapan konstruksi, “Cement Mill dengan kapasitas 750 ribu ton semen per tahun saat ini dalam tahapan konstruksi," ungkapnya.

Dia menambahkan, investasi pembangunan pengembangan proyek tersebut yakni sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari dana internal Semen Baturaja. Rencananya April 2013 cement mill dan packer di Baturaja selesai sehingga kapasitas produksi semen menjadi dua juta ton per tahun.

Soal penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), lanjut Pamudji, akan dilaksanakan pada akhir Februari 2013 dengan pelepasan saham ke Bursa Efek Indonesia (BEI) maksimum 35%, “Jumlah saham hampir dua miliar," ujar Pamudji.

Untuk aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk sebagai penjamin emisi yakni Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Danareksa. Selain itu Pamudji juga menuturkan, selain Indonesia, perseroan juga membidik investor asal Singapura, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.

Perseroan menargetkan dana dari IPO sebesar Rp1 triliun dan akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik Baturaja II yang akan dilaksanakan pada 2013. Dengan kapasitas sebesar 1,5 juta ton setiap tahun, “Diharapkan selesai pada akhir 2015. Investasi pembangunan proyek sebesar Rp2,5 triliun yang bersumber dari dana sendiri sebesar Rp1 triliun, pinjaman bank sebesar Rp500 miliar, dan dana dari IPO sebesar Rp1 triliun,"tuturnya.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang pernah bilang, sektor semen dianggap masih menjadi salah satu sektor saham yang menarik. Tiga saham produsen semen pun diproyeksi bakal lanjutkan penguatan.

Ketiga saham tersebut antara lain, saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dengan kisaran Rp14.650-Rp15.050 membentuk pola White Closing Marubozu terbentuk atas SMGR mengindikasikan Bullish Reversal. Kedua, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) berada pada kisaran Rp22.700-Rp23.400 membentuk pola Bullish Engulfing terbentuk atas INTP mengindikasikan Bullish Reversal.

Dan terakhir, saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) dengan kisaran Rp3.725-Rp3.950 membentuk pola Four White Soldiers terbentuk atas SMCB mengindikasikan Bullish Continuation.

Sementara menurut Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, saham Semen Gresik akan berada di kisaran support Rp14.350-Rp14.500 dan resistance Rp15.150-Rp15.350. Hanging man. Stochastic mencoba upreversal dekati area overbought. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasca Akuisisi Pertagas - PGAS Targetkan Bangun 10 Ribu KM Pipa Gas

NERACA Jakarta – Setelah sukses mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk (PGAS) telah…

Pemerintah Rehabilitasi 3 Juta Hektar Jaringan Irigasi

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas…

Korupsi dan Transaksi Bursa

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Perdagangan bursa di awal tahun 2019 mencetak IHSG…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…