Kinerja Global Mediacom Ditopang Iklan MNC

PT Global Mediacom Tbk

Senin, 22/10/2012

NERACA

Jakarta – Meskipun bisnis media PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mampu menjaga pertumbuhan kinerja keuangan hingga triwulan III-2012 dengan ditopang pendapatan iklan mencapai Rp 3,77 triliun. Namun tidak memberikan dampak positif terhadap kinerja induk usahanya PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Pasalnya, induk usaha MNC ini mengalami tekanan jual hingga 7,45% pada perdagangan akhir pekan kemarin.

Tekanan jual saham Global Mediacom oleh investor dipicu Winfly Ltd melepas kepemilikan sahamnya di perusahaan media terbesar di Indonesia dalam jumlah yang cukup besar. Kesepakatan Winfly menjual sahamnya di Global Mediacom disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Winfly Ltd melepas 900 juta (6,4%) saham BMTR melalui penawaran terbatas (private placement). Nilai transaksinya ditargetkan mencapai Rp2,02 triliun. Winfly menawarkan 675 juta (4,8%) saham dengan opsi tambahan (upsize) sebanyak 225 juta (1,6%) saham. CLSA adalah salah satu broker yang tergabung dalam joint bookrunner.

Transaksi harga penawaran saham BMTR dilakukan pada kisaran Rp2.125-2.250 per saham. Harga tersebut diskon 4,3-9,6 persen dari harga penutupan pada 18 Oktober 2012 sebesar Rp2.350. Penawaran saham dibuka Kamis sore (18/10) dan di-crossing pada Jum’at akhir pekan kemarin. Sedangkan penyelesaian transaksi (settlement) pada Rabu pekan depan (24/10).

Global Mediacom merupakan induk usaha PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), pengelola stasiun RCTI, MNC TV, dan Global TV dan sebelumnya, Winfly juga menjual saham Media Nusantara Citra (MNC). Winfly melepas sekitar 300 juta (2,2%) saham MNC melalui private placement. Nilai transaksinya maksimal mencapai Rp558 miliar. CLSA bertindak sebagai agen penjual.

Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, saham BMTR turun Rp125 (5,32%) mencapai Rp2.225 dari perdagangan sebelumnya Rp2.350. Saham BMTR sempat mencapai level tertinggi Rp2.325 dan terendah Rp2.300.

Kinerja MNC

Sementara berdasarkan laporan keuangan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), hingga kuartal III-2012 perseroan mencatatkan omzet Rp 4,462 triliun dengan penopang utama dari pendapatan iklan televisi RCTI, MNC TV dan Global TV yang mencapai Rp 3,77 triliun.

Total omset perseroan mengalami kenaikan 14,05% dari triwulan III-2011 Rp 3,912 triliun menjadi Rp 4,46 triliun. Pendapatan iklan mencapai Rp 3,944 triliun, naik dari periode sebelumnya Rp 3,241 triliun.

Iklan terbesar masuk dari televisi Rp 3,77 triliun, kemudian media cetak Rp 153,26 miliar dan iklan radio Rp 20,5 miliar. Seperti diketahui MNCN menaungi banyak perusahaan media diantaranya PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), PT Global Informasi Bermutu (GIB), PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI), PT MNC Networks (MNCN), MNC International Middle East Limited (MIMEL), MNC International Limited (MIL), Linktone Ltd dan banyak lainnya.

Perseroan juga masih memiliki media cetak dan online diantaranya, PT Media Nusantara Informasi (MNI), PT MNI Global (MNIG), PT MNI Publishing (MNIP), PT MNI Entertainment (MNIE) dan PT Okezone Indonesia. Pendapatan MNCN masih dilengkapi dari value added services dan content Rp 270,03 miliar dan lain-lain Rp 248,49 miliar.

Selain itu, perseroan mencatat laba kotor Rp 2,42 triliun, naik dari periode yang sama tahun 2011 Rp 2,18 triliun, dengan laba sebelum pajak Rp 1,622 triliun. Sedangkan laba bersih periode berjalan tercatat mencapai Rp 1,27 triliun, naik signifikan dari sebelumnya Rp 837,39 miliar, dengan laba yang diatribusikan kepada entitas induk Rp 1,16 triliun. (bani)