Respon Pasar Bagus, Penjualan The Hive @ Tamansari Lewati 60%

Senin, 22/10/2012

NERACA

Jakarta – Geliat pasar properti yang kian kencang beberapa bulan menjelang akhir tahun, terlihat dari tingginya angka penjualan apartemen The Hive @ Tamansari yang dikembangkan PT Wika Realty di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Penjualan proyek mixed use building yang merangkum apartemen, kondotel, dan komersial ini sudah melewati 60% untuk apartemen dan 50% untuk kondotel. Sementara area komersial masih dalam proses persiapan launching.

Menurut Direktur Operasi PT Wika Realty, Widyo Praseno, banyak aspek yang membuat pasar merespon sangat baik proyek The Hive @ Tamansari yang pembangunannya menelan investasi sebesar Rp 300 miliar. “Kondisi pasar apartemen kelas menengah atas cukup baik terutama dengan adanya suku bunga bank yang rendah, kondisi perekonomian yang meningkat dan kondisi politik yang kondusif,” kata Widyo dalam siaran pers yang diterima NERACA, Minggu.

Selain itu, imbuh Widyo, lokasi The Hive @ Tamansari juga sangat strategis, yakni di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Widyo menuturkan kawasan Cawang sangat strategis karena tepat di pintu gerbang masuk Jakarta dari arah Timur dan Tenggara, seperti Cibubur, Bogor, dan Bekasi. Apalagi diapit oleh empat ruas tol, yaitu jalan tol dalam kota yang mengarah ke Semanggi, Jagorawi, Jakarta-Cikampek, plus ruas tol Cawang –Tanjung Priok. Belum lagi jalur bus TransJakarta yang juga melintas di depan proyek ini dan bebas 3 in 1.

“Kelebihan akses ini yang tidak dimiliki lokasi lain di Jakarta. Bahkan dengan akan dioperasikannya Bandara Halim Perdana Kusuma sebagai bandara komersial akan semakin mudah untuk mengakses kota-kota lain di Indonesia,” terang Widyo.

Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang lain, PT Wika Realty saat ini tengah mendorong pengembangan kawasan Cawang menjadi Central Business District (CBD) di wilayah Jakarta Timur dan diharapkan bisa menyamai kawasan Thamrin, Kuningan, dan Sudirman yang selama ini sudah dikenal sebagai pusat bisnis Jakarta.

“Kawasan Jakarta Timur memang terlambat untuk berkembang. Namun saat ini kawasan Jakarta Timur sedang gencar membenahi diri,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Widyo, Wika dengan beberapa BUMN lain di Cawang sedang merencanakan kawasan CBD yang akan direalisasikan dalam waktu dekat bersinergi dengan The Hive karena potensi kawasan Cawang besar sekali. Dari kawasan Cawang akses ke berbagai wilayah di Jakarta dapat dicapai melalui dua akses tol kota, sedangkan menuju keluar kota aksesnya juga mudah melalui Tol Cikampek ataupun Tol Jagorawi.

Dia menambahkan, konsep The Hive @ Tamansari juga amat disukai masyarakat modern yang ingin hidup lebih praktis dan ekonomis.

The Hive @ Tamansari dibangun di atas lahan seluas 6.070 m2, setinggi 19 lantai plus 3 basement dan akan terdiri atas 422 unit apartemen plus 191 unit kondotel sekelas hotel bintang lima yang akan dioperasikan oleh Best Western Premier.

“Hanya dengan satu langkah menuju lift, para penghuni dapat mengakses area komersial dan fasilitas gedung, sehingga membuat hidup lebih praktis dan ekonomis,” ujar Kukuh Ariadi, Manager Realty The Hive @ Tamansari.

Untuk apartemen harganya dipasarkan mulai Rp400 jutaan. Ada 3 tipe apartemen yang ditawarkan yakni tipe studio, tipe 1 bedroom, dan tipe 2 bedroom. Setiap unit apartemen memakai smart key system dan memiliki fasilitas plug & play internet tv. Sementara kondotel harganya mulai Rp700 jutaan. Ada 4 tipe yakni superior, deluxe, junior suite, dan suite. “Sejak di-launching, belum setahun harganya sudah naik 12%,” ungkap Kukuh.

PT Wika Realty memperkirakan capital gain The Hive @ Tamansari per tahun sebesar 10%-15%, sedangkan ROI guarantee yang diberikan PT Wika Realty untuk kondotel sebesar 8% per tahun selama 2 tahun pertama.