free hit counter

BI Perketat Fit and Proper Tes BPR

Senin, 06/08/2012

NERACA

Jakarta--Bank Indonesia melakukan perbaikan peraturan mengenai Uji Kemampuan dan Kepatutan atau "Fit and Proper Test" bagi direksi bank perkreditan rakyat, untuk meningkatkan kepercayaan dan perlindungan masyarakat terhadap industri perbankan.

BI menyatakan perbaikan dilakukan terhadap PBI No.6/23/PBI/2004 tanggal 9 Agustus 2004 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) BPR, yang kini tertuang dalam PBI Nomor 14/9/PBI/2012 tanggal 26 Juli 2012 mengenai Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) bagi BPR, yang akan berlaku sejak 28 Desember 2012.

Publikasi Peraturan Bank Indonesia atau PBI yang diterima di Jakarta, Sabtu menyatakan demi meningkatkan kepercayaan dan perlindungan nasabah, maka perlu dipastikan agar pengelolaan BPR dilakukan oleh pihak yang senantiasa memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan sehingga pengelolaan BPR dilakukan sesuai dengan tatakelola yang baik atau "good corporate governance".

BI menyatakan penyempurnaan utama dalam peraturan itu meliputi beberapa hal yakni penambahan obyek uji serta penyederhanaan mekanisme uji kemampuan dan kepatutan, pengetatan sanksi dan konsekuensi bagi pihak yang diberikan predikat tidak lulus, serta pengaturan uji kemampuan dan kepatutan bagi BPR dalam penyelamatan atau penanganan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).Next