Garuda Terbitkan Saham Baru Tanpa HEMTD

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan menerbitkan saham sebesar 12.077.659 lembar saham dengan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HEMTD). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin.

Disebutkan, harga pelaksanaan saham yang akan diterbitkan melalui penambahan modal tanpa HMETD akan mengikuti peraturan BEI No I-A yaitu rata-rata harga penutupan saham perseroan selama 25 hari bursa sebelum pengumuman RUPS sebesar Rp695,60 per saham. Saham tersebut akan diberikan kepada pemerintah.

Pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini akan dilakukan setelah kuasi reorganisasi perseroan efektif. Kuasi reorganisasi perseroan diharapkan efektif pada kuartal keempat 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Jaga Pilkada Tanpa Isu SARA

  Oleh : Sulaiman Rahmat, Mahasiswa Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Indonesia adalah  negara yang menganut sistem demokrasi. Demokrasi dapat diartikan…

BEI Bakal Luncurkan Indeks Baru di Pasar - Gandeng Perusahaan Indeks Global

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir, mendorong PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

Kepercayaan Investor Bawa Rekor Baru IHSG - Ditopang Positif Kinerja Emiten 2017

NERACA Jakarta – Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang kembali mencetak rekor baru di pasar modal, membuat optimisme pelaku…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Kapitalisasi Pasar - BEI Kejar 22 Perusahaan Kakap Untuk IPO

NERACA Bandung – Masih kecilnya nilai kapitalisasi pasar IPO di tahun 2017 kemarin, memacu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk…

Gandeng Perusahaan Cina - ELTY Garap Proyek di Jakarta dan Surabaya

NERACA Jakarta - Memanfaatkan geliat pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ikut ambil bagian…

Ramaikan Pasar Reksadana di 2018 - Minna Padi AM Rilis Pringgondani Saham

NERACA Jakarta -  Selain ramai soal aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau rights issue yang bakal dilakukan PT Minna…