Pendapatan Ratu Prabu Turun 22,63%

Kuartal pertama 2019, PT Ratu Prabu Tbk. (ARTI) membukukan pendapatan Rp67,70 miliar. Nilai itu menurun 22,63% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp87,51 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, kemarin

Perseroan merinci pendapatan pada kuartal I/2018 ialah Rp22,67 miliar dari penyewaan rig dan peralatan perminyakan, Rp21,44 miliar dari jasa konsultan perminyakan, serta penyewaan bangunan sebesar Rp20,07 miliar. Pelanggan terbesar ARTI ialah Conoco Philips Indonesia Inc. Ltd. yang berkontribusi Rp23,68 miliar dan MEDCO E&P Natuna Ltd. yang menyumbang Rp13,98 miliar.

Kendati mengalami penurunan pendapatan, laba bersih ARTI justru meningkat. Hal ini salah satunya didorong pos pendapatan lain-lain Rp12,96 miliar dari beban per Maret 2018 sebesar Rp9,09 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih mencapai Rp3,13 miliar per Maret 2019. Nilai itu meningkat 72,44 persen yoy dari sebelumnya Rp1,81 miliar.

Per Maret 2019, ARTI menggelontorkan kas untuk operasi sebesar Rp85,79 miliar, naik dari sebelumnya Rp8,08 miliar. Saldo akhir kas senilai Rp15,1 miliar, terkoreksi dari Maret 2018 sebesar Rp15,89 miliar. Total liabilitas ARTI berkurang menjadi Rp848,6 miliar dari akhir 2018 sejumlah Rp899,43 miliar. Ekuitas meningkat menjadi Rp1,8 triliun dari sebelumnya Rp1,79 triliun. Total aset perseroan pun mencapai Rp2,65 triliun, berkurang dari sebelumnya Rp2,69 triliun.

BERITA TERKAIT

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

HOKI Tambah Kapasitas Produksi 20 Ton

Seiring mulai beroperasinya penambahan kapasitas di pabrik di Subang, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar…

Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…