Pajak Restoran Penyumbang Terbesar Pendapatan Tangerang

Pajak Restoran Penyumbang Terbesar Pendapatan Tangerang

NERACA

Tangerang - Pajak restoran dan hotel menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan daerah Kota Tangerang, dari tujuh pelayanan yang diberikan pemerintah kota setempat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, M Noor, di Tangerang, Rabu (28/11), mengatakan ketujuh jenis pelayanan yang diberikan pada masyarakat dan menjadi sumber penerimaan itu yakni hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, PJU, dan air bawah tanah. Rincian penerimaan dari pajak restoran, pada tahun 2014 sebesar Rp182 miliar dan meningkat menjadi Rp211 miliar pada tahun 2015, tahun 2016 menjadi Rp230 miliar, 2017 naik menjadi Rp247 miliar, dan sampai September 2018 realisasinya mencapai Rp144 miliar.

Kemudian pendapatan dari pajak hotel mulai dari tahun 2014 dengan realisasi sebesar Rp32 miliar dan kemudian meningkat pada tahun 2015 sebesar Rp43 miliar. Pada 2016 kembali naik menjadi Rp50 miliar, 2017 meningkat menjadi Rp51 miliar, dan sampai September 2018 penerimaan dari pajak hotel terealisasi Rp39 miliar.

Ia menjelaskan setiap tahunnya selain pendapatan pajak yang meningkat, juga ada penambahan laporan data wajib pajak. Pada bulan Januari hingga Maret, tercatat ada 64 wajib pajak baru yang terdiri atas hotel, restoran, hiburan, parkir dan air tanah."Dengan target yang terpacai pada setiap tahunnya, maka pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang juga akan terus meningkat," kata dia.

Pihaknya terus berupaya dengan berbagai cara agar para pengusaha pajak dapat membayar pada tepat waktu dan tidak terjadinya manipulasi."Kami meningkatkan pendapatan dengan menggiatkan penarikan pajak melalui usaha yang ada dan dijalankan," ujar dia.

Sementara itu untuk mempermudah pelayanan pajak, BPKD Kota Tangerang telah menerapkan aplikasi sistem informasi pajak daerah. Dari tujuh jenis pelayanan, sudah ada lima jenis yang bisa dilaporkan dan dibayar secara online"Yang dua masih dalam tahap atau offline yakni pajak air tanah dan reklame karena harus hitung dulu jumlah pemakaiannya," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen NERACA Tangerang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang mencatat program Tangerang…

MYOH Bukukan Pendapatan US$ 241,1 Juta

NERACA Jakarta - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mencatatkan pendapatan di 2018 sebesar US$ 241,1 juta naik 28,2% dari tahun…

PD Pasar Tangerang Terapkan Informasi Harga Sembako

PD Pasar Tangerang Terapkan Informasi Harga Sembako  NERACA Tangerang - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menerapkan informasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market"

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market" NERACA Denpasar - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar…

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman - Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus NERACA Sukabumi - Himpunan…

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal - Lelang Jabatan Kota Depok

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal Lelang Jabatan Kota Depok NERACA Depok - ‎Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya…