Sepanjang tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp129,25 miliar (Rp13 per saham), naik 6,3% jika dibandingkan Rp121,57 miliar (Rp12 per saham) pada 2023. Informasi tersebut disampaika perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.
Emiten produsen semen ini menjelaskan, pertumbuhan laba didukung antara lain oleh pendapatan bersih yang tumbuh 2,48% menjadi Rp2,09 triliun pada 2024, dari Rp2,04 triliun pada tahun 2023. Pendapatan SMBR tahun 2024 didominasi penjualan semen pada pihak berelasi yakni sebesar Rp2,009 triliun atau 96,10% dari total pendapatan Perseroan.
Manajemen perseroan mampu menekan turun beban penjualan serta beban umum dan administrasi, masing-masing sebesar 19,52% jadi Rp161,32 miliar dan 11,9% ke Rp203,34 miliar pada 2024. Selain itu, beban keuangan SMBR juga turun 20%, dari Rp98,61 miliar menjadi Rp78,85 miliar pada tahun 2024.
Akumulasi penurunan beban di atas berhasil mendorong laba usaha emiten produsen semen berset Rp4,9 triliun per Desember 2024 itu tumbuh 5,66% jadi Rp171,79 miliar pada 2024 dibandingkan Rp162,58 miliar pada tahun 2023. Per Desember 2024, total liabilitas SMBR mencapai Rp1,64 triliun, turun 3,23% dari Rp1,69 triliun per Desember 2023. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp822,07 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp817,36 miliar, Adapun jumlah ekuitas SMBR per Desember 2024, sebesar Rp3,26 triliun. (bani)
Perkuat struktur modal guna mendanai pengembangan bisnisnya, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) akan segera melakukan penambahan modal tanpa hak…
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) mengumumkan perubahan jadwal aksi pembelian kembali saham atau buyback. Dimana awalnya rencana buyback saham akan dimintakan persetujuannya…
Danai pelunasan utang, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk. (CARE) menerbitkan surat utang syariah atau sukuk. Pada aksi korporasi tersebut, emiten sektor kesehatan…
Perkuat struktur modal guna mendanai pengembangan bisnisnya, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) akan segera melakukan penambahan modal tanpa hak…
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) mengumumkan perubahan jadwal aksi pembelian kembali saham atau buyback. Dimana awalnya rencana buyback saham akan dimintakan persetujuannya…
Danai pelunasan utang, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk. (CARE) menerbitkan surat utang syariah atau sukuk. Pada aksi korporasi tersebut, emiten sektor kesehatan…