Pasca Idul Fitri, Harga Bawang Merah di Kabupaten Sukabumi Tembus Rp 70 Ribu

NERACA

Sukabumi – Harga kebutuhan pokok pasca idul fitri 1445 H, di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sukabumi, terpantau masih tinggi.

Beberapa komoditi hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting cabai merah, cabai rawit dan tomat alami kenaikan signifikan.

Pantauan di Pasar Semi Modern (PSM) Kamis (18/4), harga bawang merah mencapai Rp 70 Ribu per kilogram, atau naik 100 persen dari harga sebelumnya.

Kemudian tomat dari harga Rp 5.000 per kilogram saat ini Rp 20 ribu per kilogram. Sementara bawang putih masih diangkat Rp 40 ribu.

Komoditi yang alami penurunan harga yakni cabai. Cabai merah dari Rp 45 ribu per kilogram kini Rp 25 ribu. Demikian halnya dengan cabai merah keriting dari Rp 40 ribu, turun 50 persen atau Rp 20 ribu per kilogram.

Sementara beras premium alami sedikit penurunan harga. Di mana sebelumnya Rp 17.500 per kilogram, Kini Rp 16 ribu per kilogram. Beras medium dari Rp 15 ribu per kilogram kini diangkat Rp 13 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni saat dihubungi menjelaskan sejumlah harga kebutuhan pokok sudah mulai alami penurunan harga.

“Ada beberapa jenis komoditi yang masih bertahan dan naik. Bawang merah misalnya sudah naik sejak sepekan terakhir ini. Penyebab utamanya karena pasokan yang menurun,” jelasnya.

Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan instansi lainnya agar pasokan kebutuhan pokok tercukupi untuk pasar Kabupaten Sukabumi. (Ron)

 

BERITA TERKAIT

Ultahnya ke-63, bjb Manjakan UMKM Beragam Insentif

NERACA Bandung - bank bjb berkomitmen dan secara konsisten mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang…

Delegasi Internasional Hadiri World Water Forum di Bali

  NERACA Bali – World Water Council sebagai lembaga dunia yang mengurusi soal air memilih Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara…

WWF ke-10 di Bali Mampu Kembalikan Pengelolaan Air Sesuai Amanat UU

  NERACA Bali-WWF ke-10 di Bali mampu mengembalikan pengelolaan air sesuai dengan amanat konstitusi dalam Undang-undang. Sebagaimana UUD 1945 Pasal…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Ultahnya ke-63, bjb Manjakan UMKM Beragam Insentif

NERACA Bandung - bank bjb berkomitmen dan secara konsisten mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang…

Delegasi Internasional Hadiri World Water Forum di Bali

  NERACA Bali – World Water Council sebagai lembaga dunia yang mengurusi soal air memilih Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara…

WWF ke-10 di Bali Mampu Kembalikan Pengelolaan Air Sesuai Amanat UU

  NERACA Bali-WWF ke-10 di Bali mampu mengembalikan pengelolaan air sesuai dengan amanat konstitusi dalam Undang-undang. Sebagaimana UUD 1945 Pasal…