Mitra Adiperkasa Lunasi Bunga Obligasi Rp 11, 27 Miliar

NERACA

Jakarta - Emiten ritel, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah melakukan pembayaran ke-11 bunga obligasi I-2009 dan cicilan "fee" sukuk ijarah I-2009 senilai Rp11,27 miliar. Kata Corporate Secretary MAPI, Fetty Kwartati, pembayaran bunga obligasi ini telah dilakukan pada Jum’at (14/9), “Dana pembayaran ini telah disetorkan ke rekening PT Kustodian Efek Indonesia (KSEI)," katanya dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dia menyebutkan, adapun perincian bunga adalah MAPI 01A dengan jumlah obligasi Rp199 miliar, tingkat bunga 12,25% per tahun dan memiliki bunga Rp6,09 miliar. Kemudian obligasi MAPI 01B senilai Rp30 miliar tingkat bunga 13% per tahun dengan bunga Rp975 juta, SIKMAPI 1A jumlah obligasi Rp96 miliar tingkat bunga 12,25% dengan bunga Rp2,94 miliar dan SIKMAPI 1B jumlah obligasi 13% dengan bunga Rp1,26 miliar.

Tercatat hingga tiga bulan pertama 2012, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp58,36 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp43,77 miliar. Seiring kenaikan laba, pendapatan bersih juga meningkat menjadi Rp1,63 triliun, dibanding kuartal I-2011 sebesar Rp1,26 triliun. Sementara jumlah aset hingga akhir Maret 2012 tercatat Rp4,68 triliun, tumbuh dibandingkan akhir Desember 2011 yang sebesar Rp4,41 triliun.

Menurut analis eTrading Securities Andrew Argado dalam risetnya mengatakan, performance perseroan akan meningkat kedepan. Alasannya, permintaan konsumen yang tetap tinggi ditopang ekspansi agresif yang dilakukan serta naiknya produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang ditunjukkan oleh konsumsi domestik dan pendapatan per kapita memicu peningkatan penjualan perseroan, “Untuk mendukung performa ini perseroan harus mengembangkan infrastruktur, menggiatkan pemasaran dengan menciptakan iklan dan menjalin kerjasama dengan pihak perbankan,"ungkapnya. (ant/bani)

 

BERITA TERKAIT

PGUN Raup Dana Hasil IPO Rp 103,5 Miliar

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dibuka melonjak 34,78% menjadi Rp 155 per saham…

Pefindo Pangkas Rating Waskita Jadi BBB+

NERACA Jakarta- Mempertimbangkan beban keuangan yang tinggi dan lemahnya rasio utang dan profitabilitas perusahaan menjadi alasan bagi PT Pemeringkat Efek…

Jaga Kocek Agar Tidak Tipis - Dividen Sritex Menyusut Dibandingkan Tahun Lalu

NERACA Jakarta –Mempertimbangkan jaga likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya menjadi alasan bagi PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

PGUN Raup Dana Hasil IPO Rp 103,5 Miliar

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dibuka melonjak 34,78% menjadi Rp 155 per saham…

Pefindo Pangkas Rating Waskita Jadi BBB+

NERACA Jakarta- Mempertimbangkan beban keuangan yang tinggi dan lemahnya rasio utang dan profitabilitas perusahaan menjadi alasan bagi PT Pemeringkat Efek…

Jaga Kocek Agar Tidak Tipis - Dividen Sritex Menyusut Dibandingkan Tahun Lalu

NERACA Jakarta –Mempertimbangkan jaga likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya menjadi alasan bagi PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex…