Wamenkeu Ungkap Dana Abadi LPDB Capai Rp134,11 Triliun

 

 

NERACA

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebutkan akumulasi dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari tahun 2010 hingga saat ini mencapai Rp134,11 triliun. Hasil pengelolaan dana yang terus dikelola oleh LPDP tersebut dipakai untuk menyekolahkan mahasiswa, memberikan biaya penelitian dan riset, serta kegiatan akademis lainnya bagi lebih dari 45 ribu anak bangsa.

“Anda termasuk dalam 45,5 ribu orang yang mendapatkan beasiswa. Anda semua penerima LPDP, Anda memiliki tanggung jawab yang besar," kata Suahasil saat bertemu dengan para mahasiswa Indonesia penerima beasiswa yang sedang bersekolah di Jepang, seperti dikutip dari keterangan resmi, di Jakarta, kemarin.

Suahasil melanjutkan, tanggung jawab tersebut berkaitan dengan komitmen para penerima beasiswa untuk bisa memberikan manfaat kepada Indonesia setelah selesai mengenyam pendidikan melalui beasiswa. Lantaran dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang dikumpulkan dari uang pajak masyarakat Indonesia, maka para penerima beasiswa LPDP memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi kepada bangsa Indonesia.

Setiap tahunnya, Indonesia menyisihkan sebagian belanja dari APBN untuk dana abadi pendidikan. Pasalnya, keberadaan LPDP merupakan salah satu wujud untuk melaksanakan tujuan bernegara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dia menuturkan, Indonesia telah mengalami dan melewati berbagai macam dinamika, baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri, yang berimbas kepada kondisi domestik. Namun, Indonesia tetap berpegang teguh pada empat tujuan bernegara yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Keempat tujuan bernegara tersebut yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. "Empat hal ini menjadi arah dari pembangunan Indonesia," ujar dia pula.

BERITA TERKAIT

Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan Jelang Ramadhan

Jelang Ramadan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan NERACA Jakarta - Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H,…

Pemerintah Berencana Bentuk Dana Siaga untuk Pangan

  Pemerintah Berencana Bentuk Dana Siaga NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menyampaikan bahwa pihaknya bekerja…

Presiden Pastikan Harga BBM Tidak Naik

Presiden Pastikan Harga BBM Tidak Naik  NERACA Jakarta - Presiden RI Joko Widodo memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan Jelang Ramadhan

Jelang Ramadan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan NERACA Jakarta - Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H,…

Pemerintah Berencana Bentuk Dana Siaga untuk Pangan

  Pemerintah Berencana Bentuk Dana Siaga NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menyampaikan bahwa pihaknya bekerja…

Presiden Pastikan Harga BBM Tidak Naik

Presiden Pastikan Harga BBM Tidak Naik  NERACA Jakarta - Presiden RI Joko Widodo memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak…