Laba Bersih Sigma Energy Naik Tajam 70%

NERACA

Jakarta – Di paruh pertama 2022, emiten tambang PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) membukukan laba bersih sebesar Rp 4,3 miliar atau mencapai 70% dari perolehan laba bersih tahun lalu sebesar Rp 6,4 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Presiden Direktur  Sigma Energy Compressindo (SICO), Benny Nurdin, kinerja perseroan pada tahun ini bakal melampaui target berkat inovasi metode kerja yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.”Perseroan optimistis memiliki prospek usaha jangka panjang yang menjanjikan dan mampu memberikan imbal jasa yang memuaskan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.

Adapun peningkatan laba bersih sepanjang enam bulan pertama 2022 ini dikontribusikan dari berbagai program dan strategi perseroan dalam menerapkan efisiensi biaya dan pemasaran yang efektif. Hal ini dilakukan seiring dengan mulai pulihnya kondisi perekonomian nasional sehingga turut meningkatkan permintaan terhadap jasa SICO.

Kontribusi terbesar pendapatan perseroan datang dari penyewaan kompresor GasJack kepada industri minyak dan gas dengan menyumbang sebesar 68%. Kemudian diikuti pendapatan dari penjualan bahan bakar sebesar 30% dan jasa lainnya sebesar 2%. Sebagai informasi, perseroan yang berkedudukan di Jakarta ini beroperasi sejak 2007 di bidang jasa penyewaan mesin kompresor GasJack untuk menambah volume produksi sumur gas sekaligus menurunkan kadar CO2 yang terbawa bersama gas suar bakar yang menyebabkan efek Rumah Kaca. 

SICO memiliki misi menjadi perusahaan terdepan dalam menyediakan monetisasi gas suar bakar dan sumur-sumur  marginal migas dengan memberikan layanan kelas dunia dan menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan naik 17% di angka Rp 85,50 miliar dan target laba sebesar Rp 12,6 miliar atau naik 38% dari target laba sebelumnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, Sinerco fokus mengincar proyek dengan perusahaan industri minyak dan gas, termasuk kontraktor kontrak kerja sama (K3S). Corporate Secretary SICO, Nurjamil pernah bilang, pangsa pasar atau market share perusahaan saat ini mencapai 99,14%.

Dengan pangsa pasar sebesar itu, SICO mengincar sejumlah proyek dengan beberapa perusahaan, diantaranya PT Pertamina Hulu Indonesia Zona 9 di Balikpapan, PT Pertagas Niaga, PT Chevron Indonesia, PT Pertamina Hulu Energy TEJ di Tuban. Adapun Nurjamil menjelaskan, untuk proyek yang sedang ditangani di PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi, PT Minarak Brantas dan PT Medco EP Indonesia. Ke depannya, perserpan masih akan fokus membesarkan bisnis penyewaan alat-alat untuk monetisasi Minyak dan gas suar bakar. Meski begitu, SICO memiliki cabang usaha lain yang bergerak di bidang pengoperasian SPBU di bawah PT Sigma Niaga Gas.

 

BERITA TERKAIT

Percepatan Transformasi Digital Perluas Akses Keuangan UMKM

Percepatan transformasi digital telah memperbesar peluang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), untuk menjangkau…

Lindungi Para Nasabah - OJK Atur Cara Pailitkan Perusahan Efek

NERACA Jakarta – Menyikapi beberapa perusahaan efek terlilit masalah finansial atau utang hingga berdampak dirugikannya para investor mendorong Otoritas Jasa…

Lagi, SMMT Tebar Dividen Rp 47,25 Miliar

NERACA Jakarta – Berhasil torehkan kinerja positif, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) bakal membagikan dividen interim sebesar Rp47,25 miliar…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Percepatan Transformasi Digital Perluas Akses Keuangan UMKM

Percepatan transformasi digital telah memperbesar peluang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), untuk menjangkau…

Lindungi Para Nasabah - OJK Atur Cara Pailitkan Perusahan Efek

NERACA Jakarta – Menyikapi beberapa perusahaan efek terlilit masalah finansial atau utang hingga berdampak dirugikannya para investor mendorong Otoritas Jasa…

Lagi, SMMT Tebar Dividen Rp 47,25 Miliar

NERACA Jakarta – Berhasil torehkan kinerja positif, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) bakal membagikan dividen interim sebesar Rp47,25 miliar…