Saham IPO Jhonlin Agro Oversubscribed 58 Kali

NERACA

Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) disambut positif dari pelaku pasar. Dimana perdagangan saham perseroan pada Kamis (4/8), saham JARR dibuka naik Rp 60 ke posisi Rp 360 dari harga perdana Rp 300 per saham. Pada pukul 10.57 WIB, saham JARR melonjak 24,67% ke posisi Rp 374 per saham.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi Rp 374 dan terendah Rp 328 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.944 kali dengan volume perdagangan saham 1.687.333 saham. Nilai transaksi Rp 61,3 miliar. Selain itu, dalam penawaran umum perdana saham mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed 58 kali yang berasal dari polling allotment yang masuk sebanyak 7 miliar saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sementara kelebihan permintaan sebanyak hampir 7 kali dari total saham yang ditawarkan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Pada aksi korporasi tersebut, perseroan meraih dana sebanyak Rp 366,8 miliar dengan melepas 1,22 miliar lebih saham yang merupakan 15,29 % dari modal disetor dan ditempatkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 300.

Disampaikan Direktur Utama JARR, Zafrinal, pencatatan saham ini merupakan realisasi dari komitmen manajemen untuk go public melalui mekanisme perdagangan di BEI, mulai saat ini PT Jhonlin Agro Raya Tbk resmi menjadi perusahaan publik. Dana hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sekitar 21% untuk pembayaran sebagian biaya pembangunan pabrik kelapa sawit dan sekitar 79% akan digunakan untuk modal kerja.

Dalam aksi korporasi ini emiten menunjuk penjamin pelaksana emisi efek, yakni PT Investindo Nusantara Sekuritas, serta tiga penjamin emisi efek yaitu PT Panca Global Sekuritas, PT Binaartha Sekuritas, dan PT Lotus Andalan Sekuritas. Direktur Investment Banking PT Investindo Nusantara Sekuritas Anshy ML Mawuntu menjelaskan, pada masa penawaran umum yang menggunakan sistem penawaran elektronik ini, tercatat sebanyak hampir 27 ribu pemesanan saham JARR.

Rencananya, 79% dana hasil IPO untuk modal kerja seperti pembelian CPO (Crude Palm Oil) dan bahan baku lainnya. Sedangkan sisanya, 21% dialokasikan sebagai belanja modal seperti  pembangunan proyek pabrik kelapa sawit.Untuk diketahui, perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp97,84 miliar, setelah membukukan penjualan Rp 1,303 triliun dalam laporan keuangan periode yang berakhir 31 Maret 2022.

Manajemen JARR melaporkan pabrik biodiesel di Kalimantan Selatan milik pengusaha Haji Isam menelan investasi sebesar Rp2 triliun dan memiliki kapasitas 1.500 ton per hari. Pabrik biodiesel itu dibangun selama 2 tahun dengan total investasi Rp2 triliun kemudian produksinya memiliki kualitas B30 dan bisa dikembangkan menjadi P50 di masa mendatang.

BERITA TERKAIT

Resmi Melantai di Bursa, KLIN Siap Perluas Pasar Ekspor

NERACA Jakarta - Produsen alat kebersihan ramah lingkungan PT Klinko Karya Imaji Tbk, (KLIN) telah resmi mencatatkan saham perdana atau…

IPO Moratelindo Oversubscribed 227,35 Kali

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo resmi mencatatkan saham ya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kisaran harga pada…

Resmi Melantai di Bursa - Saham Kusuma Kemindo Melonjak 20,95%

NERACA Jakarta- Debut perdana di pasar modal, perdagangan sahm PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) pada perdagangan Senin (8/8) awal…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Resmi Melantai di Bursa, KLIN Siap Perluas Pasar Ekspor

NERACA Jakarta - Produsen alat kebersihan ramah lingkungan PT Klinko Karya Imaji Tbk, (KLIN) telah resmi mencatatkan saham perdana atau…

IPO Moratelindo Oversubscribed 227,35 Kali

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo resmi mencatatkan saham ya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kisaran harga pada…

Resmi Melantai di Bursa - Saham Kusuma Kemindo Melonjak 20,95%

NERACA Jakarta- Debut perdana di pasar modal, perdagangan sahm PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) pada perdagangan Senin (8/8) awal…