Indointernet Cetak Laba Bersih Rp 123,9 Miliar

NERACA

Jakarta- Sepanjang tahun 2021 kemarin, PT Indointernet Tbk (Indonet) berhasil membukukan laba bersih Rp 123,9 miliar. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, peningkatan ini didorong atas penerapan strategi bisnis yang sesuai dengan permintaan pasar.

Direktur Utama Indonet, Karla Winata mengatakan, strategi perseroan mengembangkan konektivitas dengan memanfaatkan kemampuan HyperScale conneX (HSX) dan layanan EDGE Data Center (EDGE DC) sudah tepat, karena secara keseluruhan dapat memberikan solusi multi konektivitas tanpa batas antar beragam penyedia data center serta cloud yang aman, andal dan terpercaya bagi para pengguna.

Kinerja produk HSX tercatat baik, begitu pula EDGE DC. Pada tahun perdana setelah peluncurannya, pengguna HSX tercatat meningkat sebesar 481%, sementara EDGE DC 1 (EDGE1) berhasil memperoleh kontrak sebesar 60% dari total kapasitas yang tersedia. Perseroan memproyeksikan kapasitas terkontrak akan mencapai 80% dari total kapasitas EDGE 1 pada akhir tahun 2022.

Pada periode 2019 – 2021, pendapatan usaha Perseroan terus tumbuh dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 34,2%, menyentuh angka Rp 619,9 miliar. Pendorong utama peningkatan pendapatan adalah layanan data center, cloud, dan konektivitas. Pada tahun 2021, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 123,9 miliar; sebagai catatan, pada tahun 2020, terdapat operasi yang dihentikan dan pengakuan keuntungan dari penjualan aset tetap sehingga mendistorsi persentase kenaikan laba bersih tahun 2021.

Karla menambahkan, Indonet optimis EDGE DC akan menjadi growth driver untuk Perseroan di masa depan, dimana dalam jangka panjang, kontribusi EDGE DC terhadap pendapatan Perseroan diperkirakan akan terus meningkat dan menjadi salah satu kontribusi signifikan terhadap Perseroan. Perseroan, melalui anak usahanya, terus melakukan ekspansi di sektor data center. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus bertumbuh, Perseroan tengah merampungkan rencana pembangunan EDGE DC 2 (EDGE2) yang berlokasi di Kuningan Center pada lahan seluas 6.000 m2. EDGE2 akan memiliki kapasitas power di kisaran 20+ MW IT Load. Saat ini EDGE2 sedang dalam tahap desain dan ditargetkan untuk ready for services pada 2023.

 

 

BERITA TERKAIT

Jadi Pengedali Baru - Delta Wibawa Tengah Tender Wajib Saham LUCY

NERACA Jakarta – Bakal menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang merupakan emiten…

Cari Modal Lewat Right Issue - Panorama Bakal Lepas 1,2 Miliar Saham Baru

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai pengembangan bisnis dan termasuk melunasi utang di tengah kembali menggeliatnya industri pariwisata pasca pandemi,…

Dorong Efisiensi Bisnis - Triputra Agro Merger Dua Cucu Perusahaan

NERACA Jakarta – Dorong efisiensi bisnis guna mendorong pertumbuhan, emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) melakukan merger dua…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Jadi Pengedali Baru - Delta Wibawa Tengah Tender Wajib Saham LUCY

NERACA Jakarta – Bakal menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang merupakan emiten…

Cari Modal Lewat Right Issue - Panorama Bakal Lepas 1,2 Miliar Saham Baru

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai pengembangan bisnis dan termasuk melunasi utang di tengah kembali menggeliatnya industri pariwisata pasca pandemi,…

Dorong Efisiensi Bisnis - Triputra Agro Merger Dua Cucu Perusahaan

NERACA Jakarta – Dorong efisiensi bisnis guna mendorong pertumbuhan, emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) melakukan merger dua…