Anak Usaha Adi Sarana Jadi Balai Lelang Terbaik

NERACA

Jakarta - PT JBA Indonesia yang merupakan anak usaha dari PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI), sebagai pengguna jasa yang memiliki aspek tata kelola, pokok lelang dan PNBB lelang terbaik di Indonesia. , “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Jendral Keuangan Negara, Rionald Silaban atas penghargaan yang diberikan kepada JBA,”kata Jany Candra selaku Direktur ASSA dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, melalui penghargaan ini membuktikan perseroan telah menerapkan bisnis dengan memperhatikan aspek tata kelola dengan baik, salah satunya perseroan selalu memenuhi PMK balai lelang dengan selalu mengurus izin lelang di setiap cabang. Penghargaan ini, lanjutnya, juga tak lepas dari upaya JBA dalam mengembangkan bisnis lelang kendaraan selama 10 tahun hingga bisa bertumbuh dan melayani hingga hampir ke seluruh kota di Indonesia. Di mana hingga November 2021, JBA berhasil melelang lebih dari 35 ribu mobil dan lebih dari 49 ribu motor.

Sejalan dengan upaya Perusahaan dalam mengembangkan bisnis menuju digitalisasi, sejak tahun 2020 JBA sudah melayani lelang kendaraan secara online melalui aplikasi JBA Indonesia yang dapat di unduh pada Google Play Store dan juga App Store. Sementara itu, JBA juga terus menambah cabang baru di kota-kota lain, sehingga saat ini, JBA sudah memiliki 35 cabang di 32 Kota di Indonesia.

Lebih lanjut Jany menjelaskan bahwa selain JBA Indonesia, ASSA juga terus mengembangkan Caroline.id yang merupakan automotive marketplace serta Cartalog sebagai price engine untuk membantu memberikan patokan harga yang transparan bagi calon penjual dan pembeli mobil bekas. “Melalui upaya integrasi dan inovasi solutif yang dikembangkan, kami yakin bisnis jual beli kendaraan bekas yang merupakan pilar kedua bisnis ASSA akan terus bertumbuh di masa depan. Di mana untuk tahun ini kami optimis bisnis lelang ASSA masih dapat tumbuh dengan target kendaraan yang dilelang mencapai sekitar 100 ribu unit,” ujarnya.  

Hingga kuartal III-2021, ASSA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,5 triliun atau meningkat 61,6% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun kinerja ASSA di kuartal III ini didorong oleh kinerja yang baik dari masing-masing pilar bisnis, terutama dari bisnis delivery express Anteraja yang berhasil tumbuh hingga 269,8%.

Sedangkan laba bersih tercatat sebesar Rp69,4 miliar atau tumbuh sebesar 233,5% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Hindra Tanujaya, Direktur Keuangan ASSA pernah bilang, masih positifnya kinerja kuartal tiga menjadi keyakinan bakal berlanjut hingga akhir tahun dan memenuhi targer pendapatan tumbuh 25-30%. Asal tahu saja, pertumbuhan pendapatan dan laba berasal dari kinerja yang baik dari lini bisnis delivery express Anteraja serta pilar bisnis lain yaitu bisnis rental dan lelang kendaraan.

BERITA TERKAIT

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…