Ada PPKM Darurat - Permintaan Tes PCR Diagnosa Meningkat Tajam

NERACA

Jakarta – Melonjaknya angka terpapar Covid-19 memberikan dampak positif terhadap bisnis PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS). Pasalnya, emiten laboratorium ini kebanjiran permintaan tes PCR sehingga memacu untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Managing Director Diagnos Laboratorium Utama, Dennis Jacobus dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pada Juni 2021, pemeriksaan PCR harian yang dilakukan Diagnos Laboratorium mengalami peningkatan signifikan. Contohnya di Bali tercatat ada peningkatan sampai 1.000%, dari 30 tes PCR per hari menjadi 300 tes per hari. “Di mana secara kumulatif pemeriksaan PCR yang dilakukan perusahaan sekarang secara rata-rata per harinya sudah mengalami peningkatan sampai dengan 25%, yaitu dari 1.500 pemeriksaan tiap harinya di awal tahun menjadi 2.000 pemeriksaan setiap harinya sekarang,”ujarnya.

Saat ini, kapasitas pemeriksaan PCR Diagnos Laboratorium sudah mencapai 2.900 tes PCR per hari. Dimana kapasitas tersebut didukung oleh dua laboratorium PCR yang berada di kota Jakarta dan Denpasar. Oleh karena itu, lanjutnya, perusahaan berharap sekiranya dengan menambah jumlah lab PCR di pulau dewata, perusahaan dapat mendukung program Bali reborn milik pemerintah.

Menurutnya, penambahan kapasitas juga perlu mengingat Diagnos Laboratorium menjadi salah satu dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan untuk hasil pemeriksaan swab PCR dan antigen sebagai syarat penerbangan.“Untuk dapat diagnosis yang terbaik, kami konsisten melakukan implementasi pengendalian kualitas dengan baik di dalam metode pemeriksaan, proses evaluasi dan pelatihan SDM untuk memberikan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat,” ucap Dennis.

Asal tahu saja, selama 2020, DGNS telah melakukan tes sebanyak 481.703 pemeriksaan secara keseluruhan, di mana sebanyak 148.577 merupakan pemeriksaan yang berhubungan dengan virus Covid-19 dan sisanya merupakan tes campuran dari pemeriksaan patologi klinik, anatomi dan genomik. Sedangkan, tahun ini perseroan menargetkan untuk menumbuhkan jumlah pemeriksaannya menjadi lebih dari 600.000 pemeriksaannya per tahun atau meningkat lebih dari 25%.

Per kuartal I, DGNS mencetak pertumbuhan laba bersih Rp 21,7 miliar atau naik sebesar 1.287,42% dibanding kuartal yang sama pada tahun 2020 Rp 1,5 miliar. Dari sisi pendapatan, perseroan sil membukukan pendapatan Rp 87,8 miliar atau tumbuh 462% dari periode yang sama tahun 2020 yakni sebesar Rp 15,6 miliar. Lini bisnis biomolecular yang dimiliki perseroan menjadi kontributor utama perusahaan. Lini bisnis ini berhasil menyumbang Rp 71 miliar atau sebesar 81,4% dari total pendapatan perseroan, di mana perseroan telah berhasil melaksanakan sebanyak 124.906 test PCR pada kuartal I-2021, untuk membantu proses skrining Covid-19 baik untuk pelanggan korporasi, rumah sakit maupun individu.

Diagnos Laboratorium merupakan bagian dari PT Bundamedik Tbk (BMHS) yang merupakan pemilik dari Rumah Sakit Bunda Group. Saat ini, Diagnos Laboratorium sudah memiliki tiga cabang yaitu di Jakarta, Padang dan Denpasar, 19 outlet dan tiga swab center di wilayah Indonesia.

 

BERITA TERKAIT

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Beragam Promo Spektra Fair Hadir di 50 Kota Besar

Genjot pertumbuhan bisnis di tengah pandemi Covid-19, PT Federal International Finance (FIFGROUP) terus perluas jangkauan bisnisnya lewat salah satu pameran…

Jangkau Luas Layanan Kesehatan - Kolaborasi BUMN Healthcare Luncurkan Aplikasi FitAja

Perluas pelayanan kesehatan di era digital saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan beberapa BUMN yang bergerak…

Percepatan Penanganan Pandemi, BMHS Genjot Vaksinasi

NERACA Jakarta - Data pemantauan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini kembali meningkat. Tidak hanya di pulau Jawa dan Bali,…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Beragam Promo Spektra Fair Hadir di 50 Kota Besar

Genjot pertumbuhan bisnis di tengah pandemi Covid-19, PT Federal International Finance (FIFGROUP) terus perluas jangkauan bisnisnya lewat salah satu pameran…

Jangkau Luas Layanan Kesehatan - Kolaborasi BUMN Healthcare Luncurkan Aplikasi FitAja

Perluas pelayanan kesehatan di era digital saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan beberapa BUMN yang bergerak…

Percepatan Penanganan Pandemi, BMHS Genjot Vaksinasi

NERACA Jakarta - Data pemantauan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini kembali meningkat. Tidak hanya di pulau Jawa dan Bali,…