Ini Dia Syarat Anak Masuk SD

 

 

Dalam waktu dekat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 untuk jenjang SD bakal dimulai. Karena itu, bagi calon siswa harus segera bersiap diri. Calon siswa dan orang tua harus segera melakukan persiapan dan menentukan sekolah mana yang terbaik bagi anaknya. Tetapi, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi khususnya yang ingin masuk Sekolah Dasar (SD). Apa saja itu?

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., menjelaskan beberapa persyaratannya. Menurutnya, mekanisme PPDB 2021 jenjang SD dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel. "PPDB dilakukan tanpa diskriminasi, kecuali bagi sekolah yang dirancang khusus untuk melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu," ujarnya seperti dikutip dari laman Direktorat SD Kemendikbud Ristek.

Syarat usia masuk SD

1. Calon peserta didik baru kelas 1 SD diprioritaskan memenuhi usia 7 tahun.

2. Atau paling rendah 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan. Dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.

3. Kemudian usia paling rendah 5 tahun 6 bulan per 1 Juli tahun berjalan bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan dan bakat istimewa serta kesiapan psikis. Ini dibuktikan dengan rekomendasi profesional atau dewan guru sekolah yang bersangkutan.

Kebijakan PPDB 2021

1. Pada kebijakan PPDB 2021 jenjang SD, jalur pendaftaran zonasi paling sedikit 70 persen dari daya tampung sekolah.

2. Jalur pendaftaran afirmasi paling sedikit 25 persen dari daya tampung sekolah.

3. Jalur prestasi tidak berlaku untuk pendaftaran peserta didik baru di TK dan kelas 1 SD.

4. Jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak 5 persen dari daya tampung sekolah. Untuk jalur zonasi, diperuntukkan bagi calon siswa baru yang berdomisili di wilayah zonasi yang ditetapkan Pemda. Ini berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB, atau dengan surat keterangan domisili.

"Penerimaan peserta didik baru saat ini sudah dipermudah melalui online. Masyarakat tidak usah repot-repot datang ke sekolah untuk melakukan pendaftaran putra-putrinya," terangnya. "Apalagi di tengah pandemi Covid-19, semua dilakukan secara online dari sejak pendaftaran hingga pengumuman," jelas Sri Wahyuningsih.

Bisa belajar di luar kelas

Dikatakan, di masa pandemi ini sekolah belum dapat melaksanakan pembelajaran secara maksimal walaupun pemerintah sudah menyiapkan kurikulum khusus. Meski demikian, pihak sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam memberikan kelayakan pembelajaran bagi peserta didiknya, salah satunya untuk pembelajaran tatap muka terbatas. Karena itu ia mendorong pada bulan Juli nanti sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

"Perlu dipahami bahwa pembelajaran tatap muka terbatas tidak harus di ruang kelas. Guru bisa mengajak siswa bermain sambil belajar di luar kelas," katanya. "Nah, ini perlu kesiapan sekolah menerapkan protokol kesehatan dan menyiapkan pola-pola pembelajaran yang paling tepat untuk anak-anak didik kita sesuai kondisi pandemi ini," tandas Direktur SD.

BERITA TERKAIT

Mau Anaknya Berprestasi? Simak Penjelasannya

    Orangtua sangat mengharapkan anaknya bisa berprestasi di mata pelajaran sekolah maupun dibidang lainnya. Mendidik anak untuk berprestasi sekaligus…

Kasus Covid Melonjak Lagi, Sekolah Tatap Muka Lebih Baik Ditunda

    Dalam dua minggu terakhir, kasus positif covid kembali melonjak di Indonesia. Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Guru Republik…

Deteksi Anak Berkebutuhan Khusus Sebelum Usia 2 Tahun

    Setiap anak memiliki potensi berbeda-beda, termasuk anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Anak dengan keterbatasan fisik, psikis atau kemampuan…

BERITA LAINNYA DI

Ini Dia Syarat Anak Masuk SD

    Dalam waktu dekat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 untuk jenjang SD bakal dimulai. Karena itu, bagi calon…

Mau Anaknya Berprestasi? Simak Penjelasannya

    Orangtua sangat mengharapkan anaknya bisa berprestasi di mata pelajaran sekolah maupun dibidang lainnya. Mendidik anak untuk berprestasi sekaligus…

Kasus Covid Melonjak Lagi, Sekolah Tatap Muka Lebih Baik Ditunda

    Dalam dua minggu terakhir, kasus positif covid kembali melonjak di Indonesia. Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Guru Republik…