Laris Manis Penjualan Swab Antigen - Itama Ranoraya Cetak Jualan 1,7 Juta Unit

NERACA

Jakarta – Sampai dengan minggu ketiga Januari 2021, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) berhasil menjual 1,7 juta unit Swab Antigen Test Covid-19 atau 56% dari target kuartal I 2021 yang ditaksir sebanyak 2,5 juta hingga 3 juta unit. Direktur Pemasaran IRRA, Hendry Herman dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menuturkan, permintaan di awal tahun ini seluruhnya berasal dari swasta khususnya ritel.

Harga produk yang terjangkau, penggunaan yang mudah dan satu dari dua produk Antigen Test yang mendapat rekomendasi WHO menjadi alasan produk Swab Antigen Test IRRA banyak digunakan dalam pemeriksaan test Covid. Produk Swab Antigen Test Panbio yang di produksi Abbott ini baru saja mendapat hasil evaluasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Kesehatan sebagai alat rapid antigen dengan tingkat sensitifitas dan spesifisitasnya mencapai 100%.

Kata Hendri, pencapaian awal tahun yang sangat baik dengan terjualnya 1,7 juta di pekan ke-3 Januari. “Di kuartal I, target kami bisa menjual 2,5 - 3 juta unit Swab Antigen Test. Kami optimis, apalagi dengan adanya hasil evaluasi Balitbang Kemenkes yang dikeluarkan 15 Januari 2021, Swab Antigen Test Panbio memiliki tingkat sensitifitas dan spesifisitasnya mencapai 100 persen," tutur Hendri.

Sementara itu, pada tahun ini, untuk penjualan Swab Antigen Test, Perseroan menargetkan mampu menjual sebanyak 5-10 juta unit. Angka ini naik 100 persen – 300% dari realisasi volume penjualan tahun 2020 yang hanya sebesar 2,4 juta. Dengan taksiran itu, perseroan menargetkan total penjualan dan laba Bersih tahun 2021, mampu tumbuh 80% - 100% dibandingkan tahun lalu.

Pada tahun lalu, pendapatan Perseroan berkisar Rp540 - Rp550 Miliar, sementara untuk perolehan laba bersih di kisaran Rp56 - Rp60 Miliar (EPS Rp38 - Rp40). Perseroan optimis mampu kembali men-delivered target di tahun ini. Ditambahkan, perseroan juga yakin akan penjualan Jarum Suntik ADS dan Mesin Plasma Darah mampu tumbuh di tahun ini.

Dalam waktu dekat, perseroan akan memulai penjualan produk barunya yaitu Avimac, produk immunomodulator untuk peningkatan imun tubuh yang dapat mendukung percepatan penanganan Covid-19 di lndonesia. Produk ini sudah di produksi di Australia dan sàat ini sudah dalam proses produksi karena sudah mendapat izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

 

BERITA TERKAIT

Penjualan Rokok Turun 19,3% - HM Sampoerna Genjot Sigaret Kretek Tangan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan rokok di tahun ini, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) bakal memacu penjualan segmen sigaret…

PTPP Raih Kontrak Mandalika Rp 940 Miliar

Jakarta - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), BUMN konstruksi dan investasi, menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika…

Investasikan Dana Rp 2,43 Triliun - Macquarie Capital Serap Saham Merdeka Copper

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Penjualan Rokok Turun 19,3% - HM Sampoerna Genjot Sigaret Kretek Tangan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan rokok di tahun ini, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) bakal memacu penjualan segmen sigaret…

PTPP Raih Kontrak Mandalika Rp 940 Miliar

Jakarta - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), BUMN konstruksi dan investasi, menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika…

Investasikan Dana Rp 2,43 Triliun - Macquarie Capital Serap Saham Merdeka Copper

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu…