Izin Vaksin Sinovac Beri Sentimen Positif IHSG

NERACA

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat seiring diizinkannya penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinovac. IHSG ditutup menguat 12,73 poin atau 0,2% ke posisi 6.395,67. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,58 poin atau 0,46% ke posisi 996,44.

Analis Indo Premier Sekuritas, Mino di Jakarta, kemarin mengatakan, sentimen positif bagi IHSG terkait pemberian izin darurat vaksin Sinovac sehingga program vaksinasi nasional diharapkan akan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Senin (11/1) kemarin menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Dengan demikian rencana pemerintah memulai vaksinasi pada 13 Januari 2021 bisa dijalankan.

Dibuka menguat, IHSG sempat beberapa kali terkoreksi namun tak lama dan mayoritas menghabiskan waktu di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham. Secara sektoral, empat sektor meningkat dimana sektor properti paling tinggi yaitu 1,59%, diikuti sektor keuangan dan sektor pertambangan masing-masing 1,01% dan 0,64%.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dimana sektor pertanian paling dalam yaitu minus 2,1%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor perdagangan masing-masing minus 1,27% dan minus 0,57%. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp770,76 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.918.313 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,55 miliar lembar saham senilai Rp25,99 triliun. Sebanyak 194 saham naik, 305 saham menurun, dan 135 saham tidak bergerak nilainya. Sementara itu, bursa saham regional Asia sore kemarin antara lain indeks Nikkei ditutup menguat 25,31 poin atau 0,09% ke 28.164,34, indeks Hang Seng naik 368,53 poin atau 1,32% ke 28.276,75, dan indeks Straits Times terkoreksi 6,83 atau 0,23% ke 2.977,07.

Pada pembukaan perdagangan Selasa, IHSG dibuka menguat 10,97 poin atau 0,17% ke posisi 6.393,9. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,72 poin atau 0,27% ke posisi 1.003,74."Sentimen positif vaksin diproyeksi masih akan menjadi pendorong IHSG pada perdagangan hari ini," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas.

Kasus baru Covid-19 dalam negeri Senin (11/1) diumumkan sebanyak 8.692 kasus dengan kesembuhan 7.715 kasus sehingga kasus ditutup mencapai 85,2%. Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus Covid-19 mencapai sekitar 836 ribu kasus. Dari eksternal, semalam bursa AS ditutup melemah di mana Dow Jones turun 0,29%, S&P 500 terkoreksi 0,66% dan Nasdaq melemah 1,25%. Terlihat tanda-tanda koreksi setelah kenaikan tinggi indeks AS, antara lain Tesla yang ditutup turun 7,82% dan Facebook terkoreksi 4%.

IHSG kemarin ditutup naik 2% ke level 6.382,9 di tengah aksi beli asing sebesar Rp2,58 triliun di pasar reguler. Bursa saham regional Asia diawal perdagangan Selasa (12/1) antara lain indeks Nikkei dibuka menguat 26,38 poin atau 0,09% ke 28.165,41, indeks Hang Seng naik 36,45 poin atau 0,13% ke 27.944,7, dan indeks Straits Times terkoreksi 10,38 atau 0,35% ke 2.973,52.

BERITA TERKAIT

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - SMF Tawarkan Tingkat Bunga Hingga 5,75%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan obligasi dan…

Produksi CPO Dharma Satya Tumbuh 4,4%

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2020 kemarin,  PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947…

Permintaan PCR Naik Lima Kali Lipat - DGNS Menuai Berkah di Libur Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan warganya melakukan tes swab bagi yang ingin berpergian jauh baik lewat darat, laut…