Sentul City Bukukan Rugi Bersih Rp 234,49 Miliar

NERACA

Jakarta – Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL)  mencatatkan rugi bersih di paruh pertama tahun ini sebesar Rp234,49 miliar atau memburuk dibanding akhir semester pertama 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp41,92 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, kemarin.

Perseroan menyebutkan, total pendapatan pada semester pertama tahun 2020 sebesar Rp159,3 miliar, atau merosot 59,19% dibanding akhir Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp390,3 miliar. Tapi beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp81,69 miliar atau turun 48,87% dibanding semester I 2019 yang tercatat sebesar Rp159,8 miliar. Ditambah dengan turunnya pendapatan operasi lainnya sebesar 75,75 persen menjadi Rp8,16 miliar dari Rp33,55 miliar pada semester pertama 2019 dan beban keuangan melonjak 107,7% menjadi Rp141,78 miliar dari Rp68,25 miliar pada periode yang sama tahun lalu.  

Selain itu, pada sisi ekuitas tercatat senilai Rp10,47 triliun atau turun 2,09% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp10,69 triliun. Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp8,17 triliun atau mengalami peningkatan 24,27% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp6,57 triliun. Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp18,64 triliun atau tumbuh 7,94% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp17,27 triliun.

Kemudian kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp1,39 triliun atau memburuk dibandingkan semester 1 2019 yang tercatat sebesar Rp185,33 miliar. Asal tahu saja, akibat dampak pandemi Covid-19 memaksa perseroan harus merevisi target kinerja di awal yang ditargetkan tumbuh di atas 10% hanya menjadi 10%.  

Head of Corporate Communication BKSL, Alfian Mujani seperti dikutip kontan pernah mengatakan, target konservatif tersebut, didasarkan oleh kondisi ekonomi yang sangat melambat dan nyaris tidak ada kepastian. "Di tengah situasi bisnis yang kurang bersahabat saat ini, kami akan melakukan konsolidasi organisasi, seperti melakukan restrukturisasi SDM sambil menyiapkan konsep produk yang lebih kompetitif di tengah pasar yang lesu," ungkapnya.

Tetapi pihaknya masih belum menjelaskan detail konsep produk baru yang akan dikeluarkan serta proses restrukturisasi SDM yang dilakukan. Alfian menuturkan, pihaknya juga masih terus akan melakukan efisiensi di berbagai lini. "Penurunan pertumbuhan ini terjadi merata dan hampir di semua perusahaan pengembang terjadi penurunan. Namun perbedaannya secara persentase belum diperbaharui," lanjutnya.

Saat ini BKSL masih berusaha menyelesaikan beberapa proyek, seperti proyek AEON Mall dan apartemen di sekitarnya yang rencananya selesai pada Mei 2020 mendatang. Sembari merampungkan proyek AEON Mall, perusahaan ini juga sedang mengembangkan beberapa kluster rumah tapak atawa landed house di area Sentul City. Untuk membangun proyek tersebut, BKSL tercatat menggandeng Sumitomo Corp dan Hankyu Realty, serta beberapa perusahaan mitra yang mengembangkan kawasan Sentul.

BERITA TERKAIT

Gaet Mitra 10 - Bank BTN Genjot Transaksi Kartu Debit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkolaborasi dengan “Mitra10” toko ritel bahan bangunan milik PT Catur Mitra Sejati Sentosa, melakukan…

Berkah Bonus Demografi Jadi Peluang Pembiayaan Perumahan

BP Tapera menyatakan bonus demografi yang terjadi di Indonesia pada sekitar tahun 2020-2030 akan membuat kebutuhan akan rumah meningkat pesat.…

Membangun Optimisme Dengan Perkuat Investor Lokal

Sikap optimisme dan bukan overconfident harus selalu pegang para investor dalam mengambil suatu keputusan dengan tetap memperhitungkan risiko yang ada.…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gaet Mitra 10 - Bank BTN Genjot Transaksi Kartu Debit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkolaborasi dengan “Mitra10” toko ritel bahan bangunan milik PT Catur Mitra Sejati Sentosa, melakukan…

Berkah Bonus Demografi Jadi Peluang Pembiayaan Perumahan

BP Tapera menyatakan bonus demografi yang terjadi di Indonesia pada sekitar tahun 2020-2030 akan membuat kebutuhan akan rumah meningkat pesat.…

Membangun Optimisme Dengan Perkuat Investor Lokal

Sikap optimisme dan bukan overconfident harus selalu pegang para investor dalam mengambil suatu keputusan dengan tetap memperhitungkan risiko yang ada.…