Hero Supermarket Absen Bagikan Dividen

NERACA

Jakarta – Meski berhasil mencatatkan untung di tahun 2019 kemarin, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) absen untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Emiten ritel yang mengoperasikan supermarket Hero, Giant, Guardian, hingga IKEA berhasil  membukukan laba sebesar Rp70,84 miliar sepanjang tahun 2019, berbalik dari posisi rugi tahun sebelumnya sebesar Rp1,25 triliun. Meski begitu, kenaikan laba ini tidak serta merta dikontribusikan oleh kenaikan penjualan. Hal ini tercermin dari pendapatan bersih perseroan yang mengalami penurunan 5,42% secara tahunan menjadi Rp12,27 triliun pada tahun 2019. 

Perolehan laba emiten berkode saham HERO itu sejatinya disumbang oleh usaha perseroan menekan beban pokok pendapatan dan beban usahanya masing-masing menjadi Rp8,72 triliun dan Rp3,48 triliun. Adapun, biaya restrukturisasi yang membengkak pada tahun 2018 sebesar Rp1,38 triliun berhasil dipangkas perseroan hingga menjadi Rp239,35 miliar pada tahun lalu.

Di sisi lain, perseroan mengumumkan pengangkatan Dina Sandri Fani sebagai direktur terhitung sejak ditutupnya rapat kemarin. Asal tahu saja, selain membukukan laba di 2019, perseroan juga membukukan pendapatan bersih Rp 12,27 triliun. Jumlah ini turun 5,4% dibanding tahun 2018 yang sebesar Rp 12,97 triliun. 

Presiden Direktur HERO, Patrik Lindvall pernah bilang, penurunan pendapatan bersih ini disebabkan oleh adanya optimasi toko yang berdampak negatif pada bisnis makanan. Meskipun begitu, menurut dia, penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh pertumbuhan penjualan yang signifikan pada bisnis Guardian health and beauty dan IKEA home furnishing. "Kedua bisnis ini membukukan pertumbuhan penjualan dua digit sebagai cerminan respons positif pelanggan atas penawaran dari kedua lini bisnis tersebut," katanya.

Pada bisnis Guardian, Hero Supermarket mempertahankan posisi harga pasar yang kuat dan menyelesaikan serangkaian renovasi toko. Hero Supermarket juga lebih berfokus pada produk kecantikan dan menambah cakupan produk lokal bersertifikat halal. Sementara itu, pertumbuhan IKEA didorong oleh investasi pada toko baru di Sentul, serta pertumbuhan penjualan lewat e-commerce.

Pada 2019, Hero Supermarket melakukan peningkatan kinerja bisnis makanan dengan menjalankan rencana optimasi toko dan program transformasi multi-tahun untuk menghasilkan peningkatan kualitas dan standard operasional. "Hero Supermarket telah membuat langkah maju dalam daya saing harga serta mampu meningkatkan pengalaman berbelanja guna melayani pelanggan dengan lebih baik. Proyek toko percontohan dan peluncuran format toko baru juga diterima dengan baik oleh pelanggan," ungkap Patrik. 

Ke depannya, Hero Supermarket akan tetap fokus pada rencana transformasi multi-tahun untuk membentuk kembali portofolio bisnisnya, meningkatkan penawaran produk, serta memberikan respons yang lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.

BERITA TERKAIT

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…