Siantar Top Bagikan Dividen Rp 100 Miliar

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan PT Siantar Top Tbk. (STTP) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp100 miliar untuk laba bersih tahun buku 2019 kepada pemegang sahamnya pada tahun ini. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, emiten konsumer ini menyebutkan, nilai tersebut setara dengan dividen Rp76,34 per lembar saham.

Adapun, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio adalah sebesar 20.72% dari total laba bersih tahun buku 2019 yakni sebesar Rp482,59 miliar. Penyisihan dana cadangan sebesar Rp15 miliar. Sisanya dibukukan sebagai laba ditahan sebesar Rp367,59 miliar. Sebagai gambaran, produsen Mie Gemez tersebut meraup total penjualan Rp3,51 triliun sepanjang tahun 2019. Realisasi tersebut bertumbuh 24,25% secara tahunan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp2,83 triliun.

Perseroan juga mencatatkan kinerja yang cemerlang dari sisi laba bersih dengan kenaikan signifikan sebesar 89,12% year-on-year menjadi Rp482,62 miliar pada tahun lalu. Di kuartal pertama 2020, PT Siantar Top Tbk mencatat penjualan bersih tumbuh 9% di tengah pandemi Covid-19. Produsen pangan ini juga optimistis bisa mengejar target pertumbuhan penjualan 10% hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Siantar Top Tbk, Agus Suhartanto pernah bilang, tantangan yang dihadapi perseroan di masa pandemi Covid-19 cukup besar. Seperti ada keterbatasan suplai bahan baku, pembatasan-pembatasan terkait sarana transportasi dan kapasitas produksi, pemeriksaan keluar masuk barang yang lebih lama dan lebih sulit. Kesulitan finansial lembaga-lembaga keuangan atau bahkan konsumen pelanggan yang terkait dengan perseroan.

Secara umum, tantangan akibat pandemi Covid-19 itu memang ada, misalnya ketidaklancaran pasokan bahan baku. Tapi, perseroan juga berusaha sedapat mungkin mengatasinya, sehingga kinerja perseroan di kuartal pertama 2020 masih cukup baik. “Penjualan bersih selama kuartal I/2020 sebesar Rp 945 miliar atau tumbuh 9% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 863 miliar,”katanya.

Agus menyatakan, pertumbuhan penjualan 9% itu mendongkrak laba kotor dan laba bersih perseroan. Laba kotor kuartal pertama 2020 dibanding priode yang sama tahun lalu naik 14,3% atau Rp 33 miliar, yakni dari tahun 2019 sebesar Rp 231 miliar menjadi sebesar Rp 264 miliar di tahun 2020. Kemudian, laba bersih kuartal pertama 2020 dibanding kuartal pertama 2019 naik 29, 7% atau Rp 40 miliar dari sebesar Rp 135 miliar di tahun 2019 menjadi sebesar Rp 175 miliar di tahun 2020.

Direktur PT Siantar Top Tbk, Suwanto menjelaskan, penjualan rata-rata produk mengalami kenaikan dibanding kuartal pertama 2019 dan kontribusi terbesar dari produk crackers, biskuit dan mie. “Selain penjualan domestik, penjualan ekspor juga masih bertumbuh dan berkontribusi 9% terhadap total penjualan. Kontribusi ekspor terbesar dari negara Tiongkok, Korea, dan Vietnam,” jelasnya.

BERITA TERKAIT

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…