Jangan Kurangi Frekuensi Perjalanan KRL

Jika PT KAI dan PT KCI serius mendukung program The New Normal, maka frekuensi perjalanan KRL CommuterLine perlu ditambah menjadi setiap 10 menit sekali lewat di stasiun. Dengan demikian tidak terjadi penumpukkan penumpang di dalam gerbong maupun di stasiun. Ini sekaligus mendukung prinsip disiplin physical distancing yang merupakan pedoman utama pencegahan Covid-19. Untuk itu pengelola KRL jangan menghitung untung rugi ekonomi, jika kapasitas muat gerbong harus terisi 50 persen demi keselamatan penumpang. 

Salim Attamimi, Bekasi Utara

BERITA TERKAIT

Lansia Dibatasi Naik KRL?

Direksi PT KCI hendaknya menata ulang kebijakan new normal di KRL CommuterLine yang akan diberlakukan mulai 8 Juni 2020. Sebaiknya…

Petugas Harus Tegas Disiplin di KRL

Untuk mendukung kebijakan jelang new normal, petugas di stasiun dan di dalam gerbong KRL CommuterLine harus berani dan tegas melarang…

Kapan Rapid Test Massal di Kota Bekasi?

Untuk menghadapi kemungkinan munculnya gelombang ke-2 Covid-19 pasca Idul Fitri di kota Bekasi, ada baiknya Pemkot Bekasi segera melakukan rapid…

BERITA LAINNYA DI

Lansia Dibatasi Naik KRL?

Direksi PT KCI hendaknya menata ulang kebijakan new normal di KRL CommuterLine yang akan diberlakukan mulai 8 Juni 2020. Sebaiknya…

Petugas Harus Tegas Disiplin di KRL

Untuk mendukung kebijakan jelang new normal, petugas di stasiun dan di dalam gerbong KRL CommuterLine harus berani dan tegas melarang…

Kapan Rapid Test Massal di Kota Bekasi?

Untuk menghadapi kemungkinan munculnya gelombang ke-2 Covid-19 pasca Idul Fitri di kota Bekasi, ada baiknya Pemkot Bekasi segera melakukan rapid…