Maybank Tebar Dividen Rp 4,83 Persaham

NERACA

Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, sebesar 20% dari perolehan laba bersih 2019 dibagikan sebagai dividen tunai dengan total maksimal sebesar Rp368,50 miliar atau sebesar Rp4,83 per saham.  Sisanya sebesar 75% atau Rp1,38 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan.

Kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia, tahun 2019 kembali menjadi tahun yang menantang, tetapi Maybank Indonesia berhasil memperoleh pendapatan operasional yang baik di tengah menurunnya pertumbuhan kredit. “Selaras dengan pencapaian tersebut, RUPST telah menyetujui pembagian dividen sebagai apresiasi kepada para pemegang saham,” ujarnya.

RUPST telah menerima laporan realisasi pengunaan dana hasil penawaran umum yang dilakukan perseroan pada 2019 yang terdiri dari dana hasil penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan II tahap IV tahun 2019 sebesar Rp638,32 miliar. Dimana dana hasil penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III tahap I tahun 2019 sebesar Rp995,01 miliar dan seluruhnya telah digunakan oleh perseroan sesuai rencana penggunaan dana sebagaimana telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha perseroan, terutama untuk penyaluran kredit serta untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan. 

Selain itu, RUPST menerima pengunduran diri Jenny Wiriyanto dan Eri Budianto selaku direktur perseroan dan menyetujui penunjukan Steffano Ridwan dan Ricky Antariksa sebagai direktur perseroan serta Mohammad Bagus Teguh Prawira sebagai anggota dewan pengawas syariah perseroan.  Keputusan ini berlaku efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sampai dengan penutupan RUPST 2023.

RUPST Maybank Indonesia juga telah menyetujui dan mengesahkan laporan keuangan dan laporan laba/rugi konsolidasian tahun buku 2019.  Maybank Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI–profit after tax & minority interest) untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2019 sebesar Rp1,8 triliun.

RUPST menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2019.  Sebesar 5% dari laba bersih perseroan atau Rp92,12 miliar digunakan sebagai cadangan umum guna memenuhi ketentuan dalam Pasal 70 ayat 1 Undang-undang Perseroan Terbatas dan pasal 25 anggaran dasar perseroan. 

 

BERITA TERKAIT

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…