KREN Investasi RWDC dan Samumed LLC

Kembangkan ekspansi bisnis, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) melalui entitas anaknya Kresna Biotech Ventures, memperkaya ekosistem digital dan teknologinya dengan memasuki ranah life science dan biotechnology. Saat ini KREN sedang melakukan proses finalisasi rencana investasi di beberapa perusahaan revolusioner di antaranya RWDC Industries dan Samumed, LLC.

Michael Steven, Founder dan CEO KREN dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, perseroan sebagai salah satu perusahaan terdepan di Indonesia di sektor digital dan teknologi ingin menghadirkan teknologi tercanggih untuk masyarakat Indonesia. “Hal ini tidak hanya akan meningkatkan perusahaan kami sebagai peluang investasi yang luar biasa menarik, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan kami untuk membawa nilai-nilai positif ke masyarakat dan lingkungan sekitar,”ujarnya.

Sebagai informasi, RWDC Industries berbasis di Singapura dan Amerika Serikat ini adalah perusahaan biotech yang memanfaatkan alam untuk menghasilkan bahan-bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. RWDC mempunyai misi untuk menggantikan plastik sekali pakai berbahan dasar minyak dengan plastik yang dapat terurai (biodegradable) dan terbuat dari bahan-bahan yang aman dan berkelanjutan. (www.rwdc-industries.com).

Samumed, LLC, perusahaan biotech dari San Diego, adalah salah satu perusahaan penelitian dan pengembangan medis terkemuka untuk regenerasi tingkat jaringan tubuh (tissue-level regeneration). Dengan asal mula platformnya dalam modulasi jalur Wnt berbasis molekul kecil, Samumed mengembangkan terapi untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif, ilmu pengobatan regeneratif dan onkologi (www.samumed.com).

 

 

BERITA TERKAIT

Dengan Semangat Sumpah Pemuda - Generasi Muda Diharapkan Bersatu Melawan Covid-19

Peran pemuda sebagai agen perubahan untuk bangsa ini menjadi penting, terlebih di tengah menghadapi pandemi virus corona. Oleh karena itu,…

Dampak Sektor Pelayaran - UU Cipta Kerja Tingkatkan Daya Saing Kemaritiman

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut dan Guru Besar di Universitas Pertahanan Indonesia, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio menyebut UU…

Di Tengah Pandemi, Laba Bersih BJB Masih Tumbuh 5,9%

Tahun 2020 menjadi tahun penuh tantangan bagi pelaku industri perbankan. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang menyebabkan perlambatan ekonomi juga berimbas pada…

BERITA LAINNYA DI

Dengan Semangat Sumpah Pemuda - Generasi Muda Diharapkan Bersatu Melawan Covid-19

Peran pemuda sebagai agen perubahan untuk bangsa ini menjadi penting, terlebih di tengah menghadapi pandemi virus corona. Oleh karena itu,…

Dampak Sektor Pelayaran - UU Cipta Kerja Tingkatkan Daya Saing Kemaritiman

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut dan Guru Besar di Universitas Pertahanan Indonesia, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio menyebut UU…

Di Tengah Pandemi, Laba Bersih BJB Masih Tumbuh 5,9%

Tahun 2020 menjadi tahun penuh tantangan bagi pelaku industri perbankan. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang menyebabkan perlambatan ekonomi juga berimbas pada…