BPJS Keenagakerjaan Serahkan Arsip Statis pada ANRI

NERACA

Bekasi - BPJS Ketenagakerjaan, Bekasi-BPJS Ketenagakerjaan memiliki peranan penting dalam sejarah perkembangan pelaksanaan jaminan sosial di Indonesia. Agar sejarah perjalanan tersebut terdokumentasi dengan baik, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia(ANRI) yang diberikan langsung oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan kepada Kepala Anri, Mustari Irawan pada Selasa (20/3) di Aston Imperial Hotel Bekasi.

Naufal menjelaskan sebagai badah hukum publik yang bertanggung jawab langsung pada Presiden RI, penyerahan arsip statis untuk yang pertama kalinya ini adalah merupakan momen penting sebagai wujud kepedulian dan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tetap melestarikan sejarah dari awal terbentuknya jaminan sosial di Indonesia.

Mustari Irawan menyampaikan bahwa arsip statis adalah arsip yang memiliki nilai sejarah penting bagi institusi dan memori perjalanan suatu bangsa, cerminan dari sudah terkelola dengan baiknya kegiatan kearsipan suatu institusi bisa dilihat dari pengelolaan arsip yang baik dan salah satunya adalah pengelolaan arsip statis.

Menurut catatan di ANRI, belum banyak Lembaga Negara dan BUMN di negara ini yang sudah menyerahkan arsip statisnya ke ANRI untuk didokumentasikan dengan baik sebagai peninggalan sejarah masa lalu. “Tentunya penyerahan Arsip Statis BPJS Ketenagakerjaan kepada ANRI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi kepentingan pemerintahan, pembangunan, penelitian, ilmu pengetahuan, kemasyarakatan, dan kemaslahatan Bangsa serta kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kaidah kearsipan,” tutup Naufal.

BERITA TERKAIT

Gubernur Sumsel Ingatkan Pembangunan Berpihak pada Rakyat

Gubernur Sumsel Ingatkan Pembangunan Berpihak pada Rakyat NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengingatkan agar pembangunan yang…

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar NERACA Depok - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Maya Febriyanti Purwandari mengatakan jumlah…

Pemkot Depok Daftarkan 67.934 Warga ke BPJS Kesehatan

Pemkot Depok Daftarkan 67.934 Warga ke BPJS Kesehatan  NERACA Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendaftarkan 67.934 warga ke BPJS…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Naik Rp1,25 Triliun, Banggar Tetapkan Anggaran Subsidi Energi Rp157,79 Triliun

      NERACA   Jakarta - Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun…

Operasi Pasar Beras Bulog Tak Diserap Maksimal

      NERACA   Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengakui bahwa beras yang digelontorkan melalui operasi…

Presiden Teken Perpres Defisit BPJS Kesehatan Ditutupi dari Cukai Rokok

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai penggunaan cukai…